oleh

Bayi Tanpa Anus: AJO Indonesia Bersama Polisi dan Komil Bakti Sosial Bantu Riski Ramadhan

Tanggamus (RL) – Aliansi Jurnalis Online Indonesia (AJOI) Kabupaten Tanggamus bersama Polsek Talang Padang dan Komunitas Mutiara Independen (KOMIL) Lampung melaksanakan bakti sosial untuk Riski Ramadhan bayi tanpa anus.
Kegiatan baksos dalam rangka memfasilitasi untuk keberangkatan Riski Ramadhan warga Pekon Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, Kabupaten Tanggamus itu berlangsung, Minggu 3 Mei 2020.
Terlihat mendampingi KOMIL saat melakukan penjemputan, IPTU Khoirul Yassin selaku Kapolsek Talang Padang Polres Tanggamus mengatakan, ada salah satu warga setempt yang melahirkan dan mengalami permasalahan pada anus bayinya tergerak hati untuk turut serta memberikan bantuan moral dan suport kepada keluar tersebut.
“Melihat ada warga kami yang melahirkan bayi ada masalah dengan anusnya, mangka bersama relawan dari Komil kami mengambil tindakan untuk penjemputan pasien yang akan dilanjutkan penanganan medis,” kata Khoirul Yassin.
Melansir pemberitaan Tim AJO Indonesia DPC Tanggamus sebelumnya balita usia 5 hari saat itu (hari ini usia 7 hari) asal Desa Negeri Agung, Kecamatan Talang Padang, menderita Aanus (aliran BAB) dan harus menjalankan penangan medis khusus (operasi). Namun dengan keadaan minim ekonomi, pihak keluarga membutuhkan uluran tangan untuk administrasi biaya operasi tersebut, pada hari Kamis 30 April 2020 kemarin.
Dalam hal ini, Komil mengambil tindakan agar bisa membantu penangan medis pada balita tersebut.
Dikatakan Sutarti Pendiri Komil, dalam penjemputan balita tersebut dirinya menyatakan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menangani masalah yang ada pada balita tersebut.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu perobatan Riski Ramadhan, kita akan konsultasi besok dengan dokter spesialis bedah anak di Rumah Sakit Mutiara Putri. Setelah itu kita menunggu anjuran dokter yang menangani adik ini, dan untuk sementara kita akan bawa kerumah singgah Komil,” ujarbSutarti.
Terkait adanya biaya penanganan medis operasi bedah anak, Sutarti menjelaskan bahwa akan ada sistem donasi yang akan di share lewat media sosial karna pihak keluarga tersebut belum mendapatkan BPJS Kesehatan.
“Kami akan share ke media sosial seperti facebook, Instagram dan lainnya, untuk penggalangan donasi pada adik ini, karena adik ini belum ada BPJS. Kita mungkin akan galang dana sampai adek ini di rusin,” ujarnya.
Sutarti berharap kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus melalui Dinsos agar bisa ikut serta membantu pembiayaan warganya yang sedang mengalami permasalahan yang di alami oleh balita tersebut.
“Kami sangat prihatin, semoga adik ini cepat terbantu dan semoga aparat pemerintahan Kabupaten Tanggamus peka terhadap permasalahan ini, dan harus cepat di operasi, karena perutnya semakin membesar,” lanjutnya.
Untuk biaya penanganan balita yang akan di operasi itu kurang lebihnya mencapai Rp50 juta rupiah, dan harus melibatkan Pemkab Tanggamus.
 “Biaya operasi adek ini kurang lebih sekitar lima puluhan juta dan ini harus melibatkan Dinas Sosial dan Pemkab Tanggamus agar adek ini terselamatkan,” ungkapnya.
Untuk donasi meringankan, lanjutnya, keluarga Riski Ramadhan, bisa menyalurkan bantuannya lewat Komunitas Mutiara Independen Lampung (Komil) dengan Nomor Rekening Donasi, Rek BRI AN SUTARTI 806401001608530. (Tim)

Komentar