oleh

Pemda Lampung Utara Terima APD dri PSMTI

Lampung Utara – Mendukung Pemerintah dalam upaya percepatan penangan Covid-19, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Kabupaten Lampung Utara memberikan bantuan alat pelindung diri (APD).
Bantuan yang diterima Plt Bupati Lampung Utara, Budi Utomo itu doberikan oleh Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI), Hendrik Anyun, di Rumah Jabatan Wakil Bupati Lampung Utara, Senin (4/5/2020).
APD yang diterima Bupati Budi Utomo yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Lampung Utara tersebut berupa 30 baju pelindung (hazmat), 50 face shield.
Pada kesempatan itu Ketua PSMTI, Hendri Anyun mengatakan, sebelumnya mereka sudah memberikan bantuan kepada seluruh Puskesmas dan rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Lampung Utara.
“Total keseluruhan bantuan yang kami berikan 300 masker, 900 face shield, 270 baju hasmat, dan untuk sembako sudah kita bagi pada tanggal 22 April kemarin, sebanyak 375 paket bekerja sama dengan Kodim,” kata Hendri Anyun.
Anyun mengatakan, aksi itu merupakan kepedulian dan dukungan terhadap Pemkab Lampura dalam memerangi wabah Covid-19 di Kabupaten Lampung Utara.
Plt Bupati Lampung Utara, Budi Utomo merespon dan menyampaikan ungkapan terima kasih atas bantuan yang diberikan PSMTI Lampung Utara. 
“Saya mewakili Pemerintah Kabupaten sangan berterima kasih kepada PSMTI atas bantuan APD yang telah diberikan kepada Pemkab untuk penanganan Covid-19 di Lampung Utara ini,” kata Budi Utomo. 
Dalam penanganan percepatan penanggulangan penyebaran covid-19, lanjut Budi Utomo dibutuhkan peranserta dari seluruh masyarakat. Tidak hanya untuk masyarakat asli tapi juga bagi masyarakat keturunan yang telah lama tinggal di daerah setempat. 
Seperti langkah dari Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di Kabupaten Lampung Utara ini, kata Budi Utomo adalah upaya menunjukkan kepedulian dalam mengurangi beban pemerintah dalam percepatan penanganan Covid-19. 
“Diantaranya dengan telah diterimanya bantuan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk tenaga kesehatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Lampung Utara,” ungkap Budi Utomo. (*) 

Komentar