oleh

Bapak Setubuhi Anak Kandung Diringkus Polisi

Lampung Utara (RL) – Pelaku persetubuhan anak kandung di Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan terukur dikakinya oleh petugas karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. 
Kapolres Lampung Utara, AKBP Bambang Yudho Martono melalui Kapolsek Sungkai Selatan, Kompol Arjon Syafrie mengungkapkan, penangkapan terhadap pelaku pencabulan atau persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang diketahui merupakan anak kandung pelaku itu ditangkap, Rabu (27/5/2020) malam sekira pukul 21.00 WIB.
Menurutnya, Tim opsnal Polsek Sungkai Selatan yang melakukan penyelidikan atas laporan korban dipimpin Aipda Wawan dan dibantu anggota Subsektor Muara Sungkai setelah mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku langsung melakukan pengerebekan dan mengamankan pelaku. 
“Pelaku diamankan dari rumahnya, pada saat akan diamankan pelaku sempat mencoba melarikan diri sehingga terpaksa diberikan tembakan terukur olah anggota,” ujar Kompol Arjon Syafrie, Kamis (28/5/2020).
Saat ini pelaku telah diamankan di Sel Mapolsek Sungkai Selatan Polres Lampung Utara guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dijelaskan Kapolsek Sungaki Selatan, Kompol Arjon Syafrie, kronologis kejadian perbuatan tindak pidana perkara perbuatan pencabulan terhadap anak di bawah umur sebagaimana di maksud dalam Pasal 81 Ayat (1) dan atau Pasal 82 Ayat (2)  Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak tersebut terjadi di TKP di dalam kamar di rumah terlapor yang berada di Desa Karang Sari, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara, pada Rabu 27 Mei 2020 sekira pukul 02.00 WIB.
Ketika itu, beber Kapolsek, korban (IT) yang masih berusia 16 tahun sedang tidur di dalam kamar rumahnya. Kemudian datang bapak kandung korban (pelaku) berinisial SKM (37) yang langsung masuk ke dalam kamar korban dan langsung menyetubuhi korban dengan cara memaksa dan mengancam korban agar tidak bercerita dengan orang lain. 
“Ancaman pelaku, apabila korban bercerita dengan orang lain, pelaku mengancam akan membunuhnya. Lalu pada hari Rabu pagi sekira pukul 08.00 WIB, korban IT mendatangi rumah ketua RT dan melaporkan kejadian yang ia alami. Dari kronologis itu pelaku diamankan,” jelas Kapolsek.
Selain mengamankan pelaku, tambahnya, polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa, satu unit handpone android merk samsung galaxy J2 warna silver, satu helai baju warna hitam, satu helai celana pendek warna hitam, satu helai celana dalam warna hitam, dan satu helai bra warna coklat. (RD 01)

Komentar