oleh

Gerayangi Adik Ipar, Selamat Tinggal Dibalik Jeruji Besi

Realita Lampung (RL) – Gerayangi adik ipar Selamat 27 tahun warga Desa Ibul Jaya, Kecamatan Hulu Sungkai ditangkap Polsek Sungkai Utara Polres Lampung Utara.
Belum diketahui secara pasti latar belakang mengapa sang kakak ipar bejad itu sampai menggerayani adik istrinya yang masih berusia 11 tahun tersebut, tapi perbuatannya yang telah melakukan perbuatan tidak senonoh itu telah melanggar norma dan peraturan yang berlaku. 
Alhasil, Selamat ditangkap oleh Anggota Polsek Sungkai Utara Polres Lampung Utara lantaran harus mempertanggungjawabkan perbuatan yang dia lakukan pada Minggu 14 Juni 2020 lalu.
Menurut kapolres Lampung Utara, AKBP Bambang Yudho Martono melalui Iptu Abdul Majid selaku PS Kapolsek Sungkai Utara bahwa tersangka atas nama Selamat itu telah melakukan tindak pidana terhadap korban terjadi di rumah orang tua korban yang merupakan mertua pelaku di Desa Negara Ratu, Kecamatan Sungkai Utara, Lampung Utara. 
“Kejadian perbuatan pencabulan itu pada hari Minggu 14 Juni 2020 kemarin dan menurut korban terjadi sekira pukul 15.00 WIB atau jam tiga sore,” kata Iptu Abdul Majid, Rabu 17 Juni 2020.
Lanjut Iptu Absul Majid, korban merupakan adik ipar pelaku yang masih berusia 11 tahun. “Kronologis kejadian itu langsung dilaporkan oleh orang tua korban setelah mencari keberadaan pelaku tidak ditemukan,” ujarnya.
Masih menurut Iptu Abdul Majid, peristiwa perbuatan cabul itu menurut keterangan orang tua korban diketahui pada hari Minggu (14/6/2020) sekira pukul 17.00 WIB setelah dirinya pulang bekerja, dan perbuatan pelaku itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB. 
Pada saat orang tuanya lagi duduk di depan rumah dihampiri oleh korban lalu menceritakan apa yang dialaminya pada jam tiga sore tersebut.
“Pak saya baru saja ditelanjangi sama kakanh SM, dia mempeloroti celana saya dengan paksa, kalau saya memberikan ke bapak sama ibu saya mau dipotong lehernya,” kata korban kepada orang tuanya, jelas Iptu Abdul Majid.
Mendapatkan cerita tersebut lalu bapak korban bertanya, dimana kakak iparnya itu dan dijawab oleh korban bahwa kakak iparnya telah pergi dari rumah korban. Kemudian bapak korban berusaha mencari anak menantunya itu tapi tidak ditemukan. 
“Atas kejadian persetubuhan dan atau  pencabulan tersebut orang tua korban melapor ke Polsek Sungkai Utara dan pelakunya kita amankan,” ungkap Iptu Abdul Majid.
Ditambahkannya, pelaku diamankan oleh jajarannya, tadi pagi sekira pukul 06.00 WIB, bersama barang bukti berupa satu helai baju lengan panjang motip bunga- bunga warna hitam putih, satu helai baju tangan panjang motip garis-garis warna hitam putih, satu helai celana pendek  warna biru muda, satu helai rok panjang warna hitam, satu helai kaos singlet warna biru muda dan 1 helai celana dalam warna kuning. 
“Tersangka berikut alat bukti telah kita amankan di Polsek Sungkai Utara untuk proses lebih lanjut,” pungkasnya. (***)

Komentar