oleh

Inspektorat Mulai Bungkam Terkait Persoalan Pekon Campang Tiga

Realita Lampung (RL) – Soal pemeriksaan Kepala Pekon Campang Tiga tentang laporan dugaan pembangunan fiktif tahun anggaran 2018 dan klaim hak milik tanah serta intimidasi warga di Pekon Campang Tiga tidak ada unsur kecurangan dan Lembaga Masyarakat diminta agar croschek bersama. Inspektorat Tanggamus melalui Inspektur Pembantu lima (Irban V) enggan memberikan keterangan, Rabu 24 Juni 2020 kemarin.

Saat dikonfirmasi Tim media Realita Lampung, Tabroni Irban V enggan menanggapi hal tersebut dengan alasan dirinya tidak ada hak untuk menjawab hasil pemeriksaan.

“Maaf, saya tidak bisa kasih keterangan hasil pemeriksaan itu lagi, saya habis ditegor pimpinan agar tidak menyampaikan hasil pemeriksaan apapun. Masalahnya waktu media memberitakan kemarin itu saya ditegor, kalo mau keterangan hasilnya, langsung saja konfirmasi sama pimpinan,”ucapnya sambil berjalan menuju kendaraan mobilnya.

Dikesempatan yang sama dan ditempat yang berbeda, disinyalir Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanggamus telah melakukan pemeriksaan terhadap Oknum yang mengaku Sekdes Pekon Campang Tiga.

Saat dikonfirmasi Tim, Mesi yang mengaku Sekdes Pekon tersebut tergesa – gesa dan enggan memberikan keterangan terkait pemeriksaan dikantor Kejari Tanggamus.
“Saya enggak tau masalahnya mas,”singkatnya sambil menarik gas motornya.

Saat Tim mengulangi siapa identitas sebenarnya, dirinya mengaku sebagai Sekdes yang bernama Mesi.

“Iya saya Sekdes, nama saya Mesi,”pungkasnya.

Sementara, menurut keterangan Ketua suatu Lembaga Masyarakat DPD Kabupaten Tanggamus, bahwa sekdes Pekon Campang Tiga tidak ada yang bernama Mesi.

“Tidak ada Sekdes yang bernama Mesi kalau sepengetahuan saya,”imbuhnya.

• Penulis : Budi WM
• Editor : Sri Wahyuni

Komentar