oleh

Pemkab Lampung Utara Bolehkan Sholat Idul Adha Berjamaah

Lampung Utara – Setelah menggelar rapat bersama dengan perwakilan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan tim gugus tugas penanganan Covid-19, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara perbolehkan menggelar sholat Idul Adha berjamaah.


Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Pemkab Lampung Utara, Bambang Hadiansyah dibolehkannya sholat Idul Adha berjamaah itu setelah dilakukan rapat bersama antara Pemkab  dengan Kementerian Agama, MUI, dan tim gugus tugas Covid-19. 

Selain itu, kata Bambang Hadiansyah, diperkenankannya sholat berjamaah dalam pelaksanaan sholat Id tersebut juga merujuk surat edaran Menteri Agama, untuk itu Pemerintah Kabupaten Lampung Utara memperbolehkan sholat Idul Adha dan kurban dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Keputusannya, Plt Bupati Budi Utomo telah mengeluarkan panduan penyelenggaraan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban,” ujar Bambang Hadiansyah, Rabu (29/7/2020). 

Lanjutnya, meski Kabupaten Lampung Utara berada di zona kuning, namun merujuk pada surat edaran Menteri Agama dan hasil rapat bersama Pemerintah Kabupaten Lampung Utara akan menggelar solat Idul Adha, pada Jumat 31 Juli 2020 mendatang di halaman Pemkab setempat.
Selanjutnya, surat edaran tersebut akan dikirimkan ke 23 camat untuk diteruskan ke intansi di wilayah kerjanya masing-masing. Terutama untuk pengurus masjid dan panitia hari besar islam di tingkat kecamatan dan desa. 
Menurut Bambang, dalam surat edaran Menteri Agama pada dasarnya masyarakat diperbolehkan melaksanakan salat Idul Adha, namun harus tetap memperhatikan protokol Kesehatan. Menindak lanjuti itu, Pemkab Lampung Utara akan mengadakan sholat bersama di halaman Pemkab setempat bersama ASN. Namun masing-masing jamaah dianjurkan menggunakan masker, mencuci tangan sebelum masuk lokasi. 

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Lampung Utara, Erwinto juga membenarkan untuk pelaksanaan sholat id idul adha dapat dilaksanakan secara berjamaah meski daerah setempat bereda di zona kuning.
“Sudah boleh dan kita menyarankan agar tetap menggunakan protokol kesehatan dalam pelaksanaan sholat Id, seperti pembatasan jamaah, menerapkan pemeriksaan suhu tubuh, memakai masker, dan menjaga jarak. Untuk itu protokol kesehatan tetap dijalankan dalam sholat Idul Adha,” ungkapnya.
Disisi lain, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara, Dr Maya Metissa mengatakan, berdasarkan surat edaran dari Pemerintah Pusat dan Pemkab setempat pelaksanaan sholat idul Adha dapat dilaksanakan berjamaah namun tetap dijalankan secara ketat dengan protokol kesehatan baik di masjid maupun di lapangan. Sebelum memasuki lokasi, jamaah terlebih dulu dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, disarankan memakai masker, dan menjaga jarak.

“Selain itu juga jamaah wajib menggunakan hand sanitizer atau mencuci tangan pakai sabun, membawa sajadah sendiri. Apabila pada saat di check suhu tubuh ada yang lebih dari 37 derajat celcius, maka jamaah tersebut tidak boleh mengikuti sholat bersama,” pungkasnya. (***)

Komentar