oleh

Delapan Pengguna Narkoba Ditangkap Tim Opsnal Polres Lampung Utara

Realita Lampung Utara – Satres Narkoba Polres Lampung Utara meringkus delapan pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan extacy. 
Kedelapan pelaku itu diamankan oleh Tim Cobra Polres Lampung Utara di dua lokasi pada Minggu (9/8/2020). 
Dijelaskan, Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Aris Satrio Sujatmiko mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono, delapan pelaku itu diamankan jajarannya dalam waktu 10 jam. 
Kedelapan pelaku yang diamankan tersebut berinisial, JA (22) warga Desa Jagang, Blambangan Pagar, RS (22) warga Perumnas Tulung Mili, Kotabumi, DM (23) warga Jalan Raden Intan, Kotabumi Selatan, FH (23) warga Perumnas Tulung Mili, Kotabumi, SL (23) warga Candimas, HG (25), RZ (24) dan RA (25) ketiganya warga Gang Perjuangan, Keluahan Gapura, Lampung Utara.
Menurut Kasat mereka diamankan pada hari Minggu (9/8/2020) sekira jam 13.00 WIB, oleh timnya di halaman Hotel Cahaya, pelaku narkoba yang diamankan di TKP itu berinisial JA dan RS, kemudian tim menuju Desa Candimas dan mengamankan tiga orang perempuan DMH , FH dan SL.
“Dari TKP pertama tim mengamankan barang bukti lima belas butir narkotika jenis extacy dengan berat bruto lebih kuranh 6,25 gram, satu unit mobil merk Toyota Yaris dan satu unit mobil merk Suzuki Ertiga,” kata Iptu Aris, Senin (10/8/2020).
Lanjut Iptu Aris, sekira sekira jam 22.30 WIB, tim kembali berhasil menangkap 3 orang penyalahgunaan Narkoba jenis sabu di jalan Jenderal Sudirman Gang Perjuangan Kelurahan Gapura, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara dengan barang bukti 1 buah benda yang diduga paket sabu lebih kurang 0,14 gram, 1 buah pirek kaca dan 1 buah alat hisap sabu (bong).
“Ketiga pelaku HG (25), RZ (24) dan RA diamankan oleh tim opsnal saat sedang asik menggunakan sabu di rumah salah satu pelaku,” ujar Kasat.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannyabkedelapa pelaku itu saat ini sudah diamankan di Satres Narkoba Polres Lampung Utara guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.
“Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) dan atau pasal 112 Ayat (1) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UURI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” ungkap Iptu Aris Satrio Sujatmiko. (***)

Komentar