oleh

Bupati Pesisir Barat Menyerahkan 152 Sertifikat PTSL kepada Warga

Realita Pesisir Barat – Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH menyerahkan sertifikat secara simbolis dari progam Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). 
Penyerahan sertifikat itu berlansung di halaman Kantor Kecamatan Krui Selatan, Kamis 13 Agustus 2020. 
Sebelum ada penyerahan Bupati Pesisir Barat DR. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH menggelar audensi dengan para tamu undangan dan bupati menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada para tamu undangan, tokoh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, kagiatan audiensi ini merupakan momentum yang baik bagi masyarakat krui selatan untuk dapat memadukan pemikiran dalam upaya mempererat tali silaturahmi antara masyarakat dengan Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat, serta meningkatkan inspirasi dan motivasi masyarakat dalam mencapai berbagai karya dan prestasi serta membangun kinerja yang produktif demi meraih cita-cita dan harapan untuk menuju masa depan yang lebih baik. 
“Dengan demikian diharapkan tercapainya visi Pesisir Barat yaitu menuju masyarakat yang madani, mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Lanjutnya, acara itu dimaksudkan sebagai sarana komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat, sekaligus penyerahan sertifikat PTSL. Untuk diketahui sertifikat tanah ini tentu sangat penting sebagai dasar bukti kepemilikan tanah yang sah serta memberi kepastian hak atas kepemilikan tanah yang berkekuatan hukum dan ini otomatis akan mengurangi sengketa yang terjadi.
Karena hingga saat ini masyarakat yang ada di Kabupaten Pesisir Barat masih banyak tanahnya yang belum memiliki sertifikat, terutama mereka yang bertempat tinggal di pekon-pekon yang masih kebanyakan dari mereka yang tidak mengetahui tentang informasi proses sertifikasi tanah.
Selanjutnya sertifikat yang dibagikan pada masyarakat terdapat di 9 pekon di Kecamatan Krui Selatan, sebagai berikut, sebanyak 17 sertifikat di Pekon Sukajadi, 17 di Pekon Pemerihan, 16 di Pekon Way Napal, 17 di Pekon Lintik, 17 di Pekon Walur, 17 di Pekon Balai Kencana, 17 di Pekon Way Suluh, 17 di Pekon Padang Raya.
Paa kesempatan itu, Bupati DR. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat agar berperan aktif dalam mensukseskan program tersebut. 
Khususnya para camat, peratin dan juga dinas terkait agar kiranya dapat melaksanakan tugas dan fungsinya secara maksimal serta melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan program ini, agar masyarakat bisa memperoleh pelayanan yang sebaik-baiknya. 
Mengakhiri sambutanya bupati menyampaikan kepada seluruh masyarakat penerima sertifikat tanah untuk menggunakan sertifikatnya dengan baik dan benar, dan saya mengajak kepada kita semua, mari jadikan momentum dialog dan audiensi sekaligus penyerahan sertifikat ini sebagai tonggak untuk menyatukan gerak langkah kita untuk merapatkan barisan dalam rangka bersatu padu guna melaksanakan pembangunan di segala bidang agar kabupaten pesisir barat semakin maju dan sejahtera, ungkap Bupati.
Diketahui bupati menyerahkan langsung diantaranya Peta Pekon dan sertifikat sebanyak 152 buah secara simbolis. Pada saat audiensi itu juga bupati menyampaikan mewakili warganya menyampaikan kepada perwakilan BPN terkait tanah yang berada di pingir pantai conon tanah tersebut merupakan tanah turun temurun namun dalam hal tersebut bupati menyampaikan tidak bisa di buatkan sertifikat.
Terkait hal tersebut perwakilan BPN, Seto Apriadi, S, ST, MH menyampai terkait hal tersebut dijelaskan bahwasanya pembuatan sertifikat bisa jikalau ada perda terkait Pekon tuha (desa yang ada sejak dahulu) yang keberadaanya di pinggir pantai namun kepemilikan tanahnya secara turun temurun.
Lalu, bupati menyampaikan kepada para peratin melalui apdesi untuk mengajukan proposal terkait hal tersebut kepada Pemda sehingga warga khususnya Krui Selatan dapat memiliki haknya dengan jelas di Pesisir Barat. (***)

Komentar