oleh

Anggota Polres Way Kanan Ringkus Pengedar Sabu

Realita Lampung – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Way Kanan bersama Polsek Baradatu berhasil ungkap kasus pelaku peredaran gelap narkotika bukan tanaman yang diduga kuat jenis sabu. 
Bersama sejumlah alat bukti polisi juga mengamankan satu orang tersangkanya di Kampung Tiuh Balak atau Banjarmasin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan pada Kamis 27 Agustus 2020.
Tersangka yang diamankan polisi itu berinisial AHM umur 40 tahun, yang diketahui warga Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Way Kanan.
Kapolres Way Kanan, AKBP Binsar Manurung, SH.,S.Ik.,M.Si melalui Kasat Narkoba, AKP Firmansyah, SH.,MH, menerangkan penangkapan terhadap tersangka narkoba itu dilakukan pada hari Selasa 25 Agustus 2020 sektar pukul 15.20 WIB oleh Gabungan anggota Satresnarkoba Polres Way Kanan dan Polsek Baradatu yang dipimpin Langsung oleh Kasat Narkoba, AKP Firmansyah,SH.,MH, setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Baradatu.
Lanjutnya, Anggota yang menerima informasi tersebut langsung melakukan penyelidikan dan hasilnya berhasil mengamankan seorang laki-laki yang mengaku berinisial AHM, saat berada di belakang rumahnya. Kemudian dilakukan penggeledahan pada badan dan pakaiannya diketemukan barang atau benda yang ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika jenis sabu didalam kantong celana bagian samping sebelah kiri tersangka.
Dalam penindakan, petugas menyita barang bukti berupa 1 bungkus plastik merk ‘klip plastik’ yang didalamnya terdapat 1 bungkus plastik klip bening ukuran sedang yang bertuliskan 100 buah, yang didalamnya terdapat 5  bungkus plastik klip ukuran kecil berisikan kristal putih dan diduga kuat narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,72 gram.
Lalu 1 bungkus plastik klip bening ukuran sedang yang bertuliskan 150 buah, yang didalamnya terdapat 6 bungkus plastik klip ukuran kecil berisikan kristal putih juga diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,90 gram. Selain itu juga ada 1 lembar plastik klip bening ukuran kecil dan 1 potongan pipet plastik berbentuk sekop.
Masih menurut Kasat Narkoba, AKP Firmansyah, SH.,MH, didalam kantong celana bagian depan sebelah kanan diketemukan juga berupa 1 bungkus rokok warna hijau yang didalam selipan plastiknya terdapat 1 bungkus plasti klip ukuran kecil berisikan kristal putih juga diduga narkotika jenis sabu berat bruto 0,12 gram.
Tersangka AHM telah mengakui bahwa barang bukti kristal bening yang diduga sabu tersebut didapat dari MS, (DPO) yang notabene adalah adik kandung tersangka AHM, dan AHM  mengaku diperintahkan oleh MS untuk menjualkannya sedangkan harga jualnya sudah ditulis pada setiap plastiknya dengan tarif Rp100 ribu dan Rp150 ribu perbungkusnya. 
Kemudian langsung dilakukan penggerbekan kerumah MS (DPO), namun MS telah melarikan diri, petugas berhasil mengamankan beberapa plastik bekas bungkus sabu yang bertuliskan 100 dan 150 dirumah MS dan bong atau alat hisap sabu beserta peralatan untuk menggunakan sabu yang disaksikan oleh pamong setempat. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Hingga saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap MS (DPO) untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” ujar Kasat.
Atas perbuatannya tersangka AHM akan dikenakan pelanggaran Pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana paling singkat empat tahun paling lama 20 tahun, tutupnya. (***)
• Penulis : Sandi

Komentar