oleh

Polsek Sekincau Polres Lampung Barat Kembali Menerima Penyerahan Senjata Api dari Masyarakat

Kapolsek Sekincau Polres Lampung Barat, AKP Sukimanto, S. Sos, MM, saat menerima penyerahan senjata api dari Peratin Pekon Batu Kebayan, Murtoyo, Jumat (29/8/2020), foto: ist

Realita Lampung – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Sekincau Polres Lampung Barat kembali menerima penyerahan senjata api secara suka rela dari masyarakat karena tidak memiliki dokumen sah kepemilikan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Sekincau, AKP Sukimanto, S.Sos, MM, mewakili Kapolres Lampung Barat, AKBP Racmat Tri Haryadi, SIK, MH, mengatakan, penyerahan sepucuk senjata api itu dari masyarajat yang diserhkan melalui Peratin Pekon (Kepala Desa) Batu Kebayan, Sekincau, setelah sebelumnya pihaknya juga telah menerima penyerahan senjata api dari masyarakat Pekon Pampangan. 
“Penyerahannya dilakukan kemarin (Jumat 28 Agustus 2020), setelah penyerahan senjata api dari warga Pekon Pampangan lalu menyusul penyerahan satu pucuk senjata api caliber 5,5 mm oleh Peratin Pekon Batu Kebayan,” kata AKP Sukimanto, S. Sos, MM, Sabtu 29 Agustus 2020.
Dijelaskannya, satu unit senjata api itu jenis senapan angin berjenis Gejluk dengan Caliber 5,5 mm, yang diserahkan oleh Peratin Pekon Batu Kebayan, Murtoyo yang diserahkan oleh masyarakat dan diminta peratinnya untuk menyerahkan kepada pihak kepolisian. 
“Atas kesadaran masyarakat ini kita mengucapkan terimakasih semoga kerjasama ini akan terus terjalin untuk terciptanya keamanan, kenyamanan dan ketertiban bersama,” ucap Kapolsek.
Untuk itu, Kapolsek Sekincau Polres Lampung Barat, AKP Sukimanto kembali menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang merasa memiliki dan masih menyimpan senjata api dan tidak memiliki dokumen yang sah agar menyerahkannya kepada aparat Pemerintah Pekon atau langsung ke aparat Kepolisian. 
“Karena penyerahan secara suka rela pemilik dipastikan tidak dikenakan pelanggar peraturan sebagaimana tertuang dalam Undang-undang darurat atau dikenakan sanksi. Tapi kepemilikan atau memiliki senjata api tanpa dokumen yang sah dan sengaja menyimpannya itu yang bisa dikenakan sanksi pidana. Semoga masyarakat semakin taat hukum dan sadar akan hukum yang berlaku,” ujar AKP Sukimanto. (***)

Komentar