oleh

Aksi Perangi Narkoba, Pemda Lampung Utara Usulkan Pembentukan BNNK

Plt Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, SE, MM, Ketika membuka acara sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika, Selasa 8 September 2020.

Realita Lampung – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dalam upaya pencegahan untuk langkah pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika mengusulkan pembentukkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK).

Plt Bupati, H. Budi Utomo, SE, MM, saat menyerahkan usulan pembentukan BNNK Lampung Utara kepada Kepala BNNP Lampung, Kombes I Wayan Sukawinaya berlangsung di Ruang Tapis Sekretariat Pemda Lampung Utara, Selasa 8 September 2020.

Usulan itu disampaikan Plt Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, SE, MM, setelah penandatangan Nota Kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Way Kanan oleh Plt Bupati Lampung Utara dengan Kepala BNNK Way Kanan, AKBP Topik M Tohir yang disaksikan oleh Kepala BNNP Lampung, Kombes I Wayan Sukawinaya yang berlangsung di Ruang Tapis Sekretariat Pemda Lampung Utara, Selasa 8 September 2020.

Setelah acara penandatanganan itu Plt Bupati, H. Budi Utomo menyerahkan dokumen usulan Pembentukkan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Utara ke BNN Provinsi Lampung oleh Plt. Bupati Lampung Utara kepada BNNP Lampung, serta penyerahan Plakat kepada Kepala BNNP Lampung dan BNNK Waykanan.

Acara sosialisasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekusor narkotika yang dilaksanakan di Kabupaten Lampung Utara itu sebagai langkah dalam memerangi peredaran obat-obatan terlarang di daerah setempat. 

Hadir pada acara itu Kepala BNN Provinsi Lampung, Kombes I Wayan Sukawinaya Forkopimda Kabupaten Lampung Utara, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten, Camat dan para peserta sosialisasi.

Pada acara itu Kepala Bagian Kesra Kabupaten Lampung Utara, Bambang Hadiansyah selaku pelaksana kegiatan mengatakan Pemberantasan Narkoba tidak hanya menjadi tugas Pemerintah, dan lnstansi atau Badan terkait saja. Karena Narkoba adalah bahaya laten, kapanpun, dan dimanapun, pemberantasan dan pencegahan pengunaan narkoba butuh waktu. 

“Untuk itu tidak hanya menjadi tugas Pemerintah, dan lnstansi dan Badan terkait, tetapi seluruh lapisan masyarakat harus aktif, terutama orang tua untuk dapat mengawasi anak-anaknya jangan sampai terjerumus dengan yang namanya narkoba,” kata Bambang Hadiansyah. 

Diharapkannya, setelah mengikuti sosialisasi itu diharapkan peserta sosialisasi mampu dalam memahami haI-hal yang terkait dengan Narkoba, dapat menjelaskan pengertiannya serta bagaimana cara penularan dan pencegahannya.

Sementara itu perwakilan pemuda Lampung Utara yang diwakili oleh Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) menyampaikan pesan ini kepada pemuda-pemuda Lampung Utara. 

Kemajuan Bangsa dan Negeri ini, khususnya Kabupaten Lampung Utara yang sama-sama kita cintai ini ada dipundak kita sebagai generasi penerus.

“Untuk itu dipahami dan hindarilah yang namanya Narkoba. Jangan timbulkan penyesalan kita di kemudian hari, jangan hancurkan cita-cita kita, jangan kecewakan kedua orang tua dan masyarakat sekitar kita yang mengharapkan kita sebagai generasi emas penerus kepemimpinan khusunya di Kabupaten Lampung Utara di kemudian hari,” ujarnya.

Dalam kegiatan itu Plt Bupati Lampung Utara, H. Budi Utomo, SE, MM mengatakan, penyalahgunaan narkotika telah menjadi masalah besar bagi masyarakat Indonesia. Pemerintah Kabupaten Lampung Utara tentu sangat peduli dengan masa depan daerah, dan juga masa depan generasi mendatang agar terbebas dari pengaruh penyalahgunaan narkotika. Karena Itulah, dalam rangka untuk mempermudah penanganan dan penanggulangan penyalahgunaan dan peredaran narkotika, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara telah mengajukan usulan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) kepada Badan Narkotika Nasional (BNN). 

“Muda-mudahan usulan ini dapat disetujui dan dapat segera terealisasl, sehingga pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Lampung Utara ini dapat berjalan lebih efektif,” kata Budi Utomo.

Selagi menunggu terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Utara, maka Pemerintah Kabupaten Lampung Utara bersama-sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Way Kanan, pada hari ini juga telah menyepakati untuk menandatangani Nota Kesepemahaman Pelaksanaan Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara. 

Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba merupakan masalah kita bersama, sehingga memerlukan suatu strategi yang melibatkan seluruh komponen bangsa, untuk bersatu padu dalam suatu gerakan bersama, dengan meningkatkan kapasitas kelembagaan lintas bidang terkait, meningkatkan kualitis individu aparat, serta menumbuhkan kesadaran, kepedulian dan peran aktif seluruh komponen masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penyalahgunaan Narkotika.

“Diharap dengan adanya sosialisasi rencana aksi ini dapat menumbuhkan semangat kita selaku pelaku di Pemerintah untuk bersama melakukan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika,” papar Bupati. 

Kegiatan itu berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan oleh seluruh peserta dan forkopimda bersama BNN Provinsi Lampung dan BNNK Way Kanan. (Advetorial)

Komentar