oleh

Warga Lima Desa Minta Gubernur dan Bupati Perbaiki Jalan Rusak

Realita Lampung Utara – Warga lima desa di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara yang tempat tinggalnya ada didaerah perbukitan dan berbatasan dengan Lampung Tengah dan Lampung Barat mengeluhkan kondisi jalan sepanjang kurang lebih 1 KM sudah lama kerusakan.

Jalan itu hingga saat ini jalan tersebut tidak bisa dilewati jika musim penghujan datang, “ada sepanjang 500 meter jalan yang tidak bisa dilalui jika musim hujan,” kata Fadli, dan sampai sekarang jalan itu belum juga diperbaiki, lanjutnya.

Padahal jalan tersebut adalah milik provinsi apa lagi pada pemilihan kepala daerah tahun 2018 lalu Kecamatan Tanjung raja salah satu dari dua kecamatan yang memenangkan pasangan Arinal-nunik yang kini menjadi Gubernur Lampung.

Sebelumnya pak Arinal pada waktu kampanye lalu menjanjikan Ambulan kepada kecamatan yang memenangkan dirinya saat pilkada lalu, dan akan menjadi prioritas pembangunan.

Kondisi jalan rusak tak hanya dikeluhkan warga, tetapi para kepala desa dan tokoh masyarakat di lima desa juga mengungkapkan hal yang sama. Kelima desa tersebut yaitu Suka Sari,Suka Mulya,Gunung Katon Karang Waringin dan Tanjung beringin.

Mereka sudah lama berupaya dan mengusulkan agar perbaikan bisa secepatnya dilaksanakan, tetapi kenyataannya hingga kini belum juga ada tanda-tanda realisasinya.

Rahmad Fadli selaku Politisi muda asal Tanjung Raja menyampaikan permintaan warga di daerah tersebut. “Kepada Bapak Gubernur Lampung, dan Bapak Bupati Lampung Utara, inilah kondisi jalan utama menuju 5 desa yg ada di kecamatan Tanjung Raja kabupaten Lampung Utara dengan jumlah penduduk lebih kurang 10.000 jiwa, atau lebih di kenal dengan nama Gendot. Jalan tersebut satu-satunya jalan setiap harinya di lewati masyarakat gendot baik kendaran roda dua dan roda empat, dan jalan ini sangat susah dilewati ketika memasuki musim hujan. Hal ini akan sangat berpengaruh terhadap masyarakat gendot terutama harga komoditi pertanian dan kebutuhan masyarakat ketika kondisi jalan masih rusak. Adapun panjang jalan yg susah utk dilewati itu kurang lebih sampai 500 meter. Oleh karena itu diharapakan kepada dinas terkait dalam hal ini Dinas PUPR Kab. lampung Utara untuk turun kelapangan melihat kondisi jalan dan segera diperbaiki,” ujar Fadli.

Fadli berharap kepada pemerintah provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten Lampung Utara untuk segera memperbaiki jalan tersebut demi kelancaran masyarakat setempat. (IIN/*)

Komentar

Realita Lampung