oleh

Dana Pokmas Program PTSL Tahun 2020 di Tubaba Tidak Jelas

Realita Lampung – Kantor Wilayah Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) telah mereleasasikan sekitar 2000 buku dari target awal 4000 buku sertifikat tanah kepada masyarakat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun 2020 lalu.

Namun meskipun telah terealisasi, program itu sayangnya hingga hari ini Selasa, 19 Januari 2021, masih menyisakan permasalahan. Pasalnya, anggaran kelompok masyarakat (Pokmas) panitia tiyuh (Desa) yang menjadi ujung tombak program PTSL itu masih ada yang belum terealisasi, dan belum jelas.

Destian Rifaldi Kasi sengketa/koordinator sengketa BPN setempat mengakui bahwa anggaran tersebut belum terealisasi sepenuhnya kepada tim pokmas PTSL disetiap tiyuh.

“Sebenarnya sebagian dana pokmas ada yg sudah ada juga yang belum terealisasi. Makanya saya harus mengetahuinya terlebih dahulu dari tiyuh mana saja, agar kita konfirmasi,” ujar Renaldi.

Rifaldi juga mengatakan akan melakukan cek data kembali, apakah dana pokmas disetiap tiyuh sudah mendapatkan dana tersebut.

“Kita akan cek data dikitanya dulu, apakah sudah diberikan atau belum, atau justru belum dicairkan, dan apakah dia sudah diberikan namun belum menerima,” tambahnya.

Dia menambahkan juga akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat melalui bagian Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) guna menanyakan terkait dana pokmas tersebut.

“Karena dana honor kepala tiyuh dan pokmas inikan satu paket, jadi saya harus cek dulu kepada bagian keuangan dan ketua timnya,” tukasnya. (JL/*)

Komentar

Realita Lampung