oleh

Unila Agendakan Pelepasan Mahasiswa KKN

Realita Lampung – Universitas Lampung agendakan pelepasan 4.313 orang mahasiswa untuk menyelesaikan pembelajaran kuliah kerja nyata (KKN) ke daerah-daerah.

Dalam rapat yang berlangsung di Gedung Rektoran Universitas Lampung dan berlangsung di Ruang Sidang itu dibahas tentang pelakasanaan KKN dan Program Merdeka Belajar- Kampus Merdeka Tahun 2020/ 2021 di masa pandemi covid-19.

Disampaikan, Muhammad Basri, S.Pd., M.Pd, selaku Dosen Universitas Lampung saat di Wawancarai, Jumat (22/01/2021), model pembelajaran di Universitas Lampung semua mata kuliah teori dilakukan dengan daring, demikian juga untuk mata kuliah praktik sedapat mungkin dilakukan dengan daring.

Sedangkan aktivitas pembelajaran mahasiswa untuk kegiatan yang tidak digantikan dengan pembelajaran daring yaitu penelitian di laboratorium untuk skripsi, tesis, dan disertai tugas laboratorium, praktikum, studio, bengkel, kuliah kerja nyata (KKN), Ko-Ass di rumah sakit dan kegiatan akademik atau vokasi yang serupa.

Kegiatan-kegiatan itu, lanjutnya dapat diizinkan untuk dilaksanakan di kampus dan di tempat lain jika memenuhi protokol kesehatan dan kebijakan yang dikeluarkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.

“Untuk pelaksanaan KKN kita persiapkan cukup matang selama sembilan bulan bukannya baru karena tahapan ini begitu ketat. Dari 4.320 orang, ada 7 orang yang mengundurkan diri berarti tinggal 4.313 orang yang tetap ingin KKN,” ujarnya.

Kemudian pertimbangan lain, sambung Muhammad Basri, mereka (Mahasiswa) ada angkatan tertua yaitu angkatan 17 yang cukup banyak sehingga kalau KKN ditunda lagi kasian mereka, mereka juga menuntun dan ini dilema, kita hentikan, kita tunda mahasiswa akan ribut, bila kita lanjut orang dari luar akan ribut. Ini juga harus disikapi kami sebagai pengelola, ya ikut perintah atasan, ungkapnya.

Lebih lanjut, Muhammad Basri mengatakan, sebelum berangkat KKN para mahasiswa harus menjalani rapit tes kemudian bagi putra daerah tidak diperlukan lagi untuk datang ke Unila untuk berangkat karena mereka sudah didaerah mereka masing-masing, kata Muhammad Basri.

Di kondisi seperti ini menjadi perhatian Pimpinan Universitas Lampung dalam mengimplementasikan sistem pembelajaran yang berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003, perkembangan kemajuan IPTEK dan kondisi pandemi yang terjadi saat ini dengan mengeluarkan Edaran Pedoman Pelakasanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2020/2021 selama terjadinya wabah pandemi covid-19 dengan memenuhi ketentuan sebagai berikut:

  1. Dalam pelaksanaan mahasiswa yang turun kelapangan ke lokasi KKN harus dalam kondisi sehat, mahasiswa yang dapat turun lapangan harus mendapat persetujuan dari orang tua atau pihak yang menanggungnya dan membawa surat persetujuan tersebut untuk mengikuti KKN
  2. Mahasiswa yang dari luar Lampung atau luar negeri wajib memastikan diri dalam keadaan sehat, dan melakukan karantina mandiri selama 14 (empat belas) hari atau melakukan tes usap, atau sesuai peraturan/protokol yang berlaku sebelum mengikuti KKN.
  3. Untuk menghindari penumpukan maka keberangkatan akan dibagi hari dan jam yang berbeda:
  • Tanggal 26 Januari 2021 ( Lampung Timur, Mesuji dan Serang)
  • Tanggal 27 Januari 2021 ( Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang dan Pesawaran)
  • Tanggal 28 Januari 2021 (Lampung Barat dan Tanggamus)

Lebih lanjut Muhammad Basri, S.Pd., M.Pd. menegaskan, “Kami belum mendapatkan surat resmi untuk teguran baru hasil wawancara saja dan kami akan ikut dan kalau ada kami akan koordinasi lagi, KKN akan berangkat pada hari Selasa dan kita sudah buatkan protokol covid-19 juga kemudian pemberangkatan itu juga akan dibagi selama 3 hari di beda kabupaten dan waktunya juga kita bedakan jam 7, 8, 9, 10, 11 kita bagi tahapan untuk pemberangkatan sehingga tidak terjadi penumpukan,” ucapnya. (M9G/Eli)

Komentar

Realita Lampung