oleh

Baca Berita Proyek BMBK Asal Jadi di Tubaba, Warganet Facebook Baper

Realita Lampung – Pemberitaan terkait proyek pemeliharaan berkala ruas jalan di Tiyuh (Desa) Karta Simpang Tujok, Kecamatan Tumijajar penghubung Kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) itu rupanya banyak menyita perhatian sejumlah pihak.

Mulai dari masyarakat Tiyuh setempat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), hingga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD (DPRD) Provinsi Lampung turut angkat bicara.

Bahkan hingga kini, Minggu 31 Januari, setelah berita-berita tersebut dimuat diberbagai media online seperti media ini (Realita Lampung), lalu di bagikan (share) ke media sosial Facebook, membuat sejumlah Warganet (Warga Internet) atau Netizen yang membacanya berkomentar dikarenakan terbawa perasaan alias baper.

Cuitan Warganet di kolom komentar menyikapi pemberitaan Realita Lampung yang di posting akun Facebook @Margo Batin Batin ini juga tidak jauh berbeda dengan stetmen LSM dan Anggota DPRD sebelumnya.

Mereka turut geram atas pekerjaan proyek yang disinyalir sebagai ajang korupsi tersebut.

Seperti cuitan komentar Akun Facebook @Ahi Aswar Irawan ini, dalam komentarnya dia meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera bertindak, bahkan dikomentar tersebut dia menyertakan sejumlah Hastag.

“Pembohong ini namanya, masak aspal di keruk pakek jari tangan ngelupas, kek mana mau di lewati kendaraan, saya selaku warga masyarakat Lampung khususnya sebagai warga Tubaba minta kepada Tipikor Polda lampung dan Kejati Lampung agar bisa cek ini kebenarannya. Karena kalo faktanya benar berarti ini ada indikasi kuat menunjukkan ada pidana korupsinya dalam pekerjaan ini, maka jangan di biarkan oknum pemborong seperti ini harus di beri efek jera, apa lg dia berbuat di wilayah kabupaten tubaba yg berjuluk bumi ragem sai mangi wawai ini,” Ujarnya dikolom komentar.

“Pemborong atau apapun namanya sudah sangat keterlaluan. Dimana penegak hukum,” Tulis akun @Indarsi Usman yang juga turut berkomentar.

Ada juga akun @Aria Dinata, begini komentarnya.

“Kontraktornya bodow, cari duit sesaat bukan cari job yang langgeng,” Tulisnya.

Diberitakan sebelumnya, Proyek pemeliharaan berkala ruas jalan ini diduga dikerjakan asal jadi saja. Pasalnya, proyek ini belum genap tiga bulan sudah hancur, akan tetapi pemborong dari Cv Giant Multi Karya sudah memperbaiki, namun disayangkan perbaikan baru selesai sehari sudah rusak kembali.

Diketahui, Proyek dengan anggaran hampir dua miliar ini adalah milik Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK) Pemerintah Provinsi Lampung. (JL/Red)

Komentar

Realita Lampung