oleh

Pesan Ketua PWI Lampung di Konferkab VII PWI Lampung Utara

Realita Lampung – Pesan Ketua PWI Cabang Lampung di acara Konferensi Kabupaten (Konferkab) VII PWI Lampung Utara tahun 2021 untuk wartawan agar tidak mengkritik melalui media sosial.

Dalam acara musyawarah tertinggi penentuan kepengurusan periode 2021 – 2024 ya itu Konferkab VII PWI Lampung Utara yang berlangsung di Gedung Korpri Kotabumi, Sabtu (13/3/2021).

Ketua PWI Lampung, Supriyadi Alfian mengingatkan, bahwa seorang jurnalis itu tidak pantas untuk menulis di media sosial mengenai hal-hal terkait bahan untuk pemberitaan, karena kritik di media sosial bukanlah karya jurnalistik.

Untuk itu sebaiknya wartawan berhenti mengkritik melalui media sosial hal ini disampaikan Ketua PWI Cabang Lampung, Supriyadi Alfian guna menghindari potensi jeratan Undang-undang Informatika dan Transaksi Elektronik.

“Berhentilah menulis di facebook atau media sosial lainnya,” kata Supriyadi Alfian dalam Konferkab VII PWI Lampung Utara, Sabtu (13/3/21).

Permintaan Supriyadi Alfian itu karena kritikan di media sosial tidak termasuk karya jurnalistik. Jika terus dilakukan potensi terjerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik akan makin besar.

“Wartawan itu menuangkan pemikirannya melalui karya jurnalistik di media massa dan bukannya menulis di media sosial,” tegasnya.

Di samping meminta hal itu, ia juga meminta para anggotanya untuk menjunjung tinggi etika jurnalistik dan kompetensi yang dimiliki saat menjalankan tugas. ‎Khusus tentang kompetensi, wartawan yang berkompetensi wajib menjaganya dengan baik.

“Kartu kompetensi bisa saja dicabut oleh Dewan Pers jika dianggap melakukan pelanggaran‎. Jadi, jagalah dengan sebaik-baiknya,” papar dia.

Dalam Konferkab kali ini, jumlah peserta yang memiliki hak suara untuk memilih Ketua PWI Lampung Utara sebanyak 31 orang. ‎Ketua PWI yang akan dipilih ini akan bertugas selama tiga tahun ke depan di periode 2021-2024.

Hasil konferkab tersebut terpilih secara aklamasi M Rozi Ardiansyah sebagai Ketua, Riduan sekretaris dan Evicko Guantara sebagai bendahara. (Rls/RD)

Komentar

Realita Lampung