oleh

Bupati Lampung Tengah Meresmikan Pasar Makanan Tradisional

Realita Lampung – Bupati Lampung Tengah membuka pasar kuliner makanan khas tradisonal Karang Endah untuk dipasarkan secara umum.

Dalam acara itu Bupati Lampung Tengah, Hi. Musa Ahmad, S. Sos, langsung didampingi Wakilnya, dr. Hi. Ardito Wijaya, untuk meresmikan pasar kuliner karang Endah tentang pangan lokal, dan acara peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita oleh bupati, Minggu 14 Maret 2021.

Pada acara itu Bupati Musa Ahmad dalam arahannya sangat mengapresiasi dan bangga kepada warga masyarakat karang Endah yang di motori oleh Wakil Bupati Lampung Tengah, dr. Hi. Ardito Wijaya, sehingga pasar kuliner ini bisa berjalan.

Sebagai kepala daerah Musa sangat mendukung bahkan tidak menutup kemungkinan pasar kuliner seperti ini akan dikembang di semua kecamatan yang ada yaitu di 28 kecamatan.

Musa Ahmad menjelaskan saat ini pun pemerintah akan berupaya mendatangkan inpestor untuk pengembangan pusat pasar tradisional di terminal Betan subing terbanggi besar.

Mari kita ikut ambil bagian dalam melestarikan kuliner warisan asli Indonesia ini, khususnya Kabupaten lampung tengah agar tidak pudar diterjang serbuan makanan luar.

Selain itu, guna memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pangan terjangkau dengan akses lebih mudah.

“Mari secara bersama-sama khususnya kita yang hadir pada saat ini untuk membeli dan menjadi pelanggan terhadap produk-produk yang disediakan,” ajak Bupati.

Bupati Musa Ahmad juga berpesan ditengah masa pandemi saat ini protokol kesehatan harus diutamakan baik kepada para pembeli maupun masyarakat pengunjung, supaya tetap mengunakan masker, menjaga jarak dan selalu mencuci tangan saat akan memasuki arena pasar kuliner pasar karang Endah tersebut.

Ditambahkan Musa Ahmad, berbagai macam makanan khas tradisonal akan disajikan di pasar kuliner ini seperti makanan olahan rumahan oleh karena itu Musa berharap kwalitas mutu dan kebersihannya harus di jaga, murah, enak dan tidak mahal pasti di beli, tutup Bupati. (A Basuri)

Komentar

Realita Lampung