oleh

Polda Lampung Menggelar Konferensi Pers Hasil Operasi Cempaka Krakatau

Realita Lampung – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menggelar konferensi pers hasil Operasi Cempaka Krakatau 2021 Kewilayahan Polda dan Polres jajarannya dimulai dari tanggal 15-28 Februari 2021. Rabu (24/03/2021)

Dalam Konferensi pers tersebut Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad S.H.,M. Si., menyampaikan bahwa, sasaran operasi ini adalah penegakkan hukum terhadap segala bentuk penyakit masyarakat terutama pemberantasan kejahatan premanisme, kejahatan jalanan, perjudian, prostitusi, debt collector yang menggunakan jasa preman dan kejahatan lainnya selama 14 hari diwilayah hukum Polda Lampung.

“ hasil operasi cempaka Krakatau 2021 ini kita mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung dengan kegiatan deteksi, preventif dan kegiatan bantuan operasi dalam rangka menciptakan rasa aman serta memelihara situasi kamtibmas agar tetap kondusif” ujar Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad.

Menurut wadir reskrimum AKBP Ardian Indra Nurita, diDalam Operasi Cempaka Karakatau 2021 kali ini Polda Lampung dan jajaran berhasil mengungkap TO orang sebanyak 71 orang, NON TO 735 orang.TO tempat 118 tempat dan NON TO sebanyak 118. TO barang sebanyak 35 dan NON TO sebanyak 1136 barang.TO perkara 10 perkara dan Non TO sebanyak 371.

“terkait selama dilaksanakan Operasi Cempaka Krakatau 2021 Polda Lampung dan Jajaran berhasil mengamankan barang bukti Uang Tunai Rp. 29.253.500., miras 3.289 Botol, tuak 3.062 Liter, 38Bilah Sajam, 20 Pucuk Senpira,
49 Butir Amunisi, 67 Unit R2, 3 Unit R4 dan 91 Unit Handphone berbagai merk” jelas Ardian.

Tambahan, untuk kedepannya tidak ada lagi penyakit masyrakat, penyakit masyrakat yang berkaitan dengan budaya kebiasaan dimasyarakat yang sebenarnya salah tapi tidak mengakui salah.

“Untuk merubah Budaya kebiasaan masyrakat sangat sulit mangkanya disini Polri butuh bantuan dukungan, kerjasama, butuh sinergi bantuan dari pihak lainnya.“ tandasnya. (M9G/EL/RD)

Komentar

Realita Lampung