oleh

M. Agung Dharmajaya Buka Pelatihan Jurnalistik Pra UKW Dewan Pers 2021

Realita Lampung – Sisi pertama acara pra Uji Kompetensi Wartawan atau UKW yang digelar Dewan Pers bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung telah berlangsung dan diikuti secara seksama oleh para peserta.

Kegiatan pelatihan jurnalistik dan pra UKW Dewan Pers PWI Provinsi Lampung yang berlangsung secara virtual itu dimulai sejak pukul 08.25 WIB – 09.40 WIB, Jumat (26/3/2021).

Acara itu dibukan oleh anggota Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya sekaligus Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers periode 2019-2022.

Dalam acara pembukaan itu M. Agung Dharmajaya yang memulai karirnya pada tahun 1996 tersebut menyampaikan materi tentang jurnalisme dan jurnalis.

Dijelaskannya, Jurnalisme dan Jurnalis itu diantaranya menjelaskan bahwa Jurnalis atau wartawan itu merupakan seorang penyampai pesan.

Lalu, Media (Massa) Merupakan wahana penyampaian pesan. Bentuk wujudnya, media cetak (surat kabar, majalah dll), media siaran (radio dan televisi), media siber (media online, turunan media digital lainnya).

Nilai dan standar jurnalistik, meliputi siaran, peraturan Dewan Pers: UU Nomor 40/1999, peraturan KPI: UU Nomor 32/2002, Non siaran, peraturan Dewan Pers: UU Nomor 40/1999.

Tujuan Jurnalisme, lanjutnya, adalah menyediakan informasi yang diperlukan orang agar bebas dan bisa mengatur diri sendiri. Untuk itu wartawan harus memperhatikan 9 elemen.

Lebih lanjut dipaparkan, M. Agung Dharmajaya, para praktisinya harus berlaku sebagai pemantau kekuasaan. Kewajiban pertama jurnalisme adalah pada kebenaran. Loyalitas pertama jurnalisme kepada warga. Intisari jurnalisme adalah disiplin dal verifikasi. Jurnalisme harus berupaya membuat hal yang penting menarik dan relevan. Jurnalisme harus menjaga agar berita komprehensif dan proporsional. Para praktisinya harus diperbolehkan mengikuti nurani mereka.

Kemudian, Standar Kompetensi Wartawan, lanjutnya, Kompetensi wartawan berkaitan dengan kemampuan intelektual dan pengetahuan umum.

Kompetensi wartawan meliputi kemampuan memahami etika dan hukum pers, konsepsi berita, penyusunan dan penyuntingan berita serta bahasa.

Dalam hal ini menyangkut kemahiran melakukannya, seeprti juga kemampuan yang bersifat teknis sebagai eartawan profesional.

Yaitu mencari, memperoleh, menyimpan, memiliki, mengolah, serta membuat dan memyiarkan berita.

Kemudian acara memsuki sisi kedua yang dipimpin oleh Nurjaman Mochtar yang saat ini tengah berlangsung. (Red)

Komentar

Realita Lampung