oleh

Diduga Edarkan Narkoba, Pria Lanjut Usia Diamankan Polisi

Realita Lampung – Personil Polsek Penawartama Polres Tulang Bawang mengamankan seorang pria lanjut usia lantara diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kabupaten Tulang Bawang, Lampung.

Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, melalui Kapolsek Penawartama AKP Heru Prasongko, S.Pd, menjelaskan, pria berumur 63 tahun itu terpaksa bdiamankan personil Polsek Penawartama karena dugaan menjadi pengedar narkotika jenis sabu.

Pria lajut usia itu diamankan oleh jajaranya pada hari, Senin (22/03/2021), pukul 21.00 WIB, yang pada saat itu sedang berada dirumahnya di Kampung Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.

“Pria pengedar narkotika jenis sabu itu berhasil ditangkap oleh petugas kami ini berinisial SN alias KR warga Kampung Makarti Tama,” ujar AKP Heru Prasongko, S.Pd, Jumat (26/3/2021) kemarin.

AKP Heru Prasongko juga menjelaskan kronologis penangkapan terhadap terduga pengedar narkotika jenis sabu itu merupakan pengembangan dari hasil penangkapan terhadap pelaku berinisial WW (22) warga Kampung Makarti Tama.

Menurut pengakuan pelaku WW kepada petugas, lanjut Kapolsek, dirinya (WW) membeli paket narkotika jenis sabu tersebut dari pelaku SN alias KR seharga Rp100 Ribu dan saat ditangkap ternyata pelaku WW sudah dua kali membeli untuk malam itu dari SN.

Hasil penggeledahan yang dilakukan oleh petugas di rumah pelaku SN alias KR tersebut, berhasil disita barang bukti (BB) berupa 9 bungkus plastik klip kecil yang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,7 gram, dua buah kaca pyrex, botol plastik minuman yang sudah dimodifikasi (bong), empat buah pipet minuman, dua buah korek api gas, sebendel plastik kecil, handphone (HP) merk nokia warna putih hitam dan uang tunai sebanyak Rp200 Ribu.

Pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Penawartama dan akan dikenakan pelanggaran Pasal 114 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Dengan ancaman pidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 Miliar dan paling banyak Rp10 Miliar rupiah, pungkas Kapolsek. (M9G/RD)

Komentar

Realita Lampung