oleh

Pelaku Tipu Gelap Berhasil Diamankan

Realita Lampung – Unit Reskrim Polsek Gadingrejo Polres Pringsewu berhasil meringkus seorang warga dari Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu lantaran dugaan dalam kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan modus jual beli rongsok senilai Rp22 juta.

Kapolsek Gadingrejo, Iptu AY Tobing mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP Hamid Andri Soemantri, SIK, mengungkapkan, pelaku diketahi berinisial J usia 40 tahun telah diamankan Tim Tekab 308 Unit Reskrim Polsek Gadingrejo pada Minggu (14/3/2021) pukul 14.00 WIB lalu.

“Pelaku inisial J ini kami amankan dari rumahnya pada saat dilakukan upaya penangkapan pelaku tidak melakukan perlawanan,” ujar Iptu AY Tobing pada, Sabtu (27/3/21) siang

Kapolsek Gadingrejo itu menjelaskan, bahwa penangkapan terhadap terduga pelaku J tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan pengaduan korban S (54 tahun) warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu kepada pihak Kepolisian pada tanggal 4 Desember 2020 yang lalu.

“Kejadian penipuan dan penggelapan itu sendiri terjadi pada tanggal 1 November 2020, namun baru dilaporkan pada 4 Desember 2021. Setelah laporan kami terima dan ditindak lanjuti terdapat hambatan karena posisi pelaku ternyata sudah melarikan diri ke Sulawesi,” ungkap Kapolsek.

Kemudian, kata dia (Kapolsek) melanjutkan, pada hari Minggu 14 Maret 2021 sekira pukul 10.00 WIB personil Polsek Gadingrejo mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di kampung dan berada dirumahnya, kemudian pada pukul 14.00 WIB Tim Tekab 308 Unit Reskrim langsung melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku.

“Modus pelaku menjual barang bekas (rongsok) yang menurut pelaku berasal dari PT Indomarco kepada korban, setelah korban setuju dan memberikan mengirimkan uang senilai Rp22 juta kepada pelaku melalui nomor rekening milik pelaku, ternyata pelaku membatalkan pengiriman barang rongsok kepada korban dan berjanji akan mengembalikan uang milik korban, namun setelah ditunggu sampai batas waktu pengembalian ternyata pelaku tidak mengembalikannya dan malah melarikan diri ke Sulawesi,” papar Kapolsek.

“Saat ini pelaku telah kami lakukan penahanan di Rutan Polsek Gadingrejo dan untuk proses hukum selanjutnya pelaku kami jerat dengan Pasal 378 jo 372 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara,” pungkasnya. (Sahlani)

Komentar

Realita Lampung