oleh

DPRD Lampung Tengah Minta Bupati Prioritaskan Dua Program

Realita Lampung – Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lampung Tengah, Musa Ahmad – Ardito Wijaya dipandang perlu memprioritaskan dua hal yakni penanganan covid-19 dan infrastuktur.

Demikian dikatakan oleh Wakil Ketua DPRD Lampung Tengah, Firdaus Ali, saat disambangi awak media dirumahnya yang berada di Kelurahan Yukum Jaya, Minggu (28/03/2021).

Dijelaskan Firdaus Ali, penanganan Covid-19 mencakup pencegahan, penanggulangan, sosialiasasi berkenaan dengan protokol kesehatan, fasilitas sarana dan prasarana penunjang untuk pencegahan Covid-19, vaksinasi. Untuk vaksinasi kita dibantu oleh Pemerintah Pusat. Semua harus bisa sejalan. Kita ini lagi kena wabah, bukan hanya Indonesia tapi secara global. “Hal ini harus jadi perhatian Kepala Daerah yang baru (dilantik),” tegasnya.

Disinggung tentang dampak ekonomi akibat wabah Covid-19 ini, Firdaus Ali mengatakan hal tersebut harus sejalan. Selain sosialisasi Covid-19, peningkatan protokol kesehatan, Pemkab perlu meningkatkan perekonomian masyarakat yang terdampak. “Bisa dalam bentuk ekonomi kreatif, atau peningkatan ekonomi dalam bentuk badan usaha Kampung maupun daerah. Atau peningkatan usaha mandiri masyarakat,” ujarnya.

Dilanjutkan Firdaus, walaupun peningkatan ekonomi yang terdampak Covid-19 perlu dilakukan sejalan, walaupun tidak seimbang tapi harus mengikuti. “Bisa dikatakan 40/60. Yang 60 penanganan Covid-19, yang 40 untuk peningkatan ekonomi masyarakat,” Jelas Politisi Partai Gerindra ini.

Saaat ditanya sejauh mana yang sudah dilakukan Pemkab Lamteng sejauh ini, Firdaus Ali mengakui Pemkab sudah berusaha dengan maksimal. Dari sistem penganggaran, teori pelaksanaan, semuanya sudah maksimal. Semua yang dilakukan bukan kehendak Pemkab semata, tapi juga merupakan instruksi dari pemerintah pusat, berkaitan dangan penanganan Covid-19 dan penanggulangan dampak Covid-19.

“Ada Instruksi Presiden, ada peraturan menteri yang memang menginstruksikan seluruh Kabupaten, kota dan provinsi, sama-sama bergerak untuk mengatasi persoalan Covid-19,” terangnya.

Masih dikatakan Firdaus Ali, hal kedua yang harus jadi prioritas Pemkab Lamteng yakni masalah Infrastruktur. Jika melihat kondisi infastruktur masih keluhkan masyarakat hampir di seluruh kampung. Infrastruktur dimaksud antara lain, sarana dan prasarana jalan, jembatan, sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan dan banyak hal terkait lainnya.

Dia mengakui masalah infrastruktur ini belum memadai. Baik DPRD dan Pemkab sudah mencoba menyusun sejumlah program, dan menetapkan skala prioritas, tapi kembali tekendala oleh kemampuan daerah soal anggaran.
Ditanya jumlah Rencana Anggaran dan Pendapatan Daerah (RAPDB) tahun 2021 ini, Firdaus Ali menyebutkan sekitar 2,5 triliun. Tapi 1,7 triliun habis untuk belanja rutin, termasuk untuk gaji pegawai. “Sisanya baru untuk belanja modal seperti pembangunan infrastuktur dan lain sebagainya,” Jelasnya. (Willy)

Komentar

Realita Lampung