oleh

Kepala Dispenda Lampung; Kami Serahkan Prosesnya Kepada Aparat Penegak Hukum

Realita Lampung – Menyikapi kabar adanya aparatur sipil negera (ASN) berinisial NL yang telah diamankan pihak kepolisian Polresta Bandar Lampung atas dugaan kasus penipuan sebesar Rp 569 juta rupiah dengan modus menjanjikan 24 orang korban menjadi pekerja honorer di Satuan Polisi Pamong Praja Lampung, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda)  Provinsi Lampung menyerahkan sepenuhnya untuk proses hukum kepada pihak kepolisian.

Kepala Dispenda Lampung, Adi Erlansyah yang membenaran bahwa oknum ASN berinisial NL itu merupakan pegawai di Dinas Pendapatan Daerah Lampung yang ditugaskan sebagai Staf di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Kotabumi yang berada di Kabupaten Lampung Utara, atas dugaan kasus ini, menurut Adi Erlansyah dirinya akan segera melaporkan ke Inspektorat Lampung.

Dia juga menyerahkan proses hukum kepihak kepolisian untuk ditindak lanjut sesuai ketentuan yang berlaku atas perbuatan oknum terduga pelaku penipuan tersebut.

“Benar yang bersangkutan ASN staf UPTD Kotabumi, laporan lisan yang sayaterima yang bersangkutan ditahan pihak kepolisian. Untuk itu kami serahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum,” kata Adi Erlansyah, saat konfirmasi terkait adanya oknum pegawai Dispenda Lampung yang telah diamankan pihak kepolisian.

Sedangkan untuk status oknum tersebut dan respon dari pihak korban oknum pelaku kasus penipuannya, dia (Adi Erlansyah) menyatakan, pihaknya belum mendapatkan laporan. Namun pihaknya akan mengumpulkan data terlebih dahulu apakah ada dugaan pegawai yang menjadi korban oleh oknum pelaku penipuan tersebut.

“Besok kami laporkan ke inspektorat utuk diproses selanjutnya sesuai ketentuan,” ungkapnya, seraya mengatakan, “Saya belum dapat laporan, akan kami kumpulkan data dulu,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa pelaku betinisial NL dinyatakan ASN di Kabupaten Lampung Utara dan itu telah diluruskan oleh Seketaris Daerah Lampung Utara, Lekok bahwa yang bersangkutan bukan lah pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dan oknum tersebut bekerja di UPTD Dispenda Lampung ya itu di Samsat Kotabumi. Pertanyaan bahwa pelaku merupakan ASN di daerah Lampung Utara disampaikan, Iptu Djoni Apriyadi Waka Satreskrim Polresta Bandar Lampung dalam pres rilisnya pada Jumat (2/4/2021) lalu. (RM/RD)

Komentar

Realita Lampung