oleh

Terpidana Kasus Bom Panci Ikrar NKRI

Realita lampung – Terorisbom panko di Poles Indaramayu jaringan jad yang merupakan warga binaan lapas perempuan Kelas II A Bandar Lampung ucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Terpidana NRH alis Ana warga Indramayu atas tindak pidana teroris yang menjalani masa hukuman di Lapas Perempuan kelas II A Bandar Lampung yang merupakan pelaku bom bersama sang suami didearah polres indaramayu pada tahun 2018 lalu.

Sebelumnya pelaku ditangkap densus 88 anti teror saat melancarkan aksinya bersama sang sumi yang ditembak mati oleh aparat saat melancarkan aksi pengemboman dipolres indaramayu pada tahu 2018 allau para pelaku ini merupakan jaringan jad yang berdaulah keisis/ pada selsa siang terpidana nurhasanah mengucapakan ikararnya seria kepada negara kesatuan republik indonesia didalam lapas perempuan kelas II A Bandar Lampung.

Disampaikan Putranti Rahayu Kalapas Perempuan kelas II A Bandar Lampung, terpidana teroris bom dipolres indaramayu pada tahun 2018 allu divonis selama enam tahun telah menjalani masa hukum selama emapt tahun dan hari ini iya melakukan sumpah ikrarnya mencinta nkri dan pembacaan pencasila hal ini di lakukanya tanpa paksaana dari pihak manapun.

Lanjutanya,sejka tahun 2018 lalu terpidana menjalani hokum selama enam tahun yang saat ini telah dijalaninya selama empat tahun penjara, selama jadi warga binaan terpidan dikenal aktif dengan warga binaan lainya dan ikut pembelajaran umkm yang didalam lapas,ujaranya.

Pantuan dilokasi terpidana membacankan sumpah ikrarnya mengakui negara kesetauan republic Indonesia dan luanjutkan dengan mengucapkan Pancasila serta melakukan mencium bendara merah putih. (RM/RD)

Komentar

Realita Lampung