oleh

Kuala Stabas Lewat, David Ditemukan Meninggal di Pinggir Rel

Realita Lampung – Seorang pria yang diduga mengalami depresi meninggal dunia setelah kecelakaan dengan Kereta Api Kuala Stabas Di Dekat Stasiun Kotabumi, Lampung Utara, Jumat (16/4/2021) siang.

Peristiwa kecelakaan kereta api yang terjadi di KM 97 itu spontan membuat warga disekitar Jalan Hos Cokro Aminoto, Kotabumi, Lampung Utara geger dan tubuh korban ditemukan warga dalam kondisi tertelungkup dan telah meningal dunia.

Korban kecelakaan kereta api yag ditemukan telah meninggal dunia itu diketahui bernama David Markowi usia 29 tahun warga Jalan Asri, Kelurahan Tanung Aman, Kecamatan Kotabumi Selatan Lampung Utara.

Dugaan korban mengalami depresi karena sebelumnya korban yang mengendarai sepeda motor metik bernomor polisi BE 4378 WR itu sempat duduk di depan rumah salah seorang warga setempat dan menanyakan kapan waktu kereta melintas.

Dikatakan, Aprilia salah seorang warga Ktabumi (saksi), “Mba kereta jam berapa sih lewatnya, dari dari arah Palembang sekitar jam sepuluhan, terus dia nanya kereta apa aja mba, katanya, terus kata saya kalau babaranjang setiap lima belas menit lewat,” ungkap Aprilia menceritakan percakapannya dengan korban sebelum peristiwa kecelakaan tersebut.

Peristiwa kecelakaan kereta api itu dibenarkan Kepala Peleton Polsuska Kotabumi, Herwansyah yang menyatakan bahwa korban tersebut tertabrak kereta api kuala stabas dari arah Batu Raja menuju Bandar Lampung.

“Korban meninggal tertabrak kereta api ekspres kuala stabas, kejadiannya sekitar jam sembilan lima-lima, untuk kepastiannya kita belum ketahui, tapi menurut warga saat kereta api lewat dia menyeberang dengan berjalan kaki,” ujar Herwansyah.

Kemudian polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi korban dan bersama petugas medis membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HM Ryacudu Kotabumi. (SS/RD)

Komentar

Realita Lampung