oleh

Bupati Pesisir Barat Resmikan Masjid HM Tarmizi

Realita Lampung – Bupati Pesisir Barat, Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH, didampingi Wakilnya A. Zulqoini Syarif, SH, berkunjung ke Pekon Penengahan Dusun Rindu Alam Kecamatan Lemong dan meresmikan Masjid HM. Tarmizi.

Turut hadir dalam acara itu Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Rizwar, SKM, M. Si, Asisten I Bidang PemerintahanKapan Audi Marpi, Spd, MM, Ketua TP-PKK Kabupaten Pesisir Barat, Hj. Septi Istiqlal, Perwakilan Para OPD Kabupaten Pesisir Barat, Camat Lemong M. Nursin Candra, SPd, MM, Pratin Bandarsyah Pekon Penengahan Dusun Rindu Alam, dan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu Bupati Pesisir Barat, Dr. Drs. Agus Istiqlal, SH, MH, menyampaikan, ucapanan selamat atas telah tercapainya pembangunan Masjid HM Tarmizi, “Semoga dengan pembangunan masjid ini dapat bermanfaat bagi kita semua, tempat berkumpulnya umat muslim sebagai tempat ibadah,” kata Bupati.

Kunjungan kerja Bupati Pesisir Barat di Pekon Penengahan Dusun Rindu Alam, Kecamatan Lemong ini bertujuan untuk bersilaturahmi dan untuk mengenal secara langsung kondisi dan keadaan Masjid HM Tarmizi sekaligus memberikan bantuan kepada Masjid HM Tarmizi dan bantuan paket sembako kepada masyarakat Pekon Penengahan Dusun Rindu Alam.

Bupati Pesisir Barat juga berharap melalui bantuan yang diberikan dapat meningkatkan motovasi dalam menjalankan aktvitasnya, Semoga dengan kunker ini dapat terjalin silaturahmi dengan baik dan memperkuat rasa kekeluargaan, persaudaraan dan kemupakatan.

Dikesempatan itu juga Bupati Pesisir Barat berpesan kepada masyarakat untuk dapat memanfaatkan bantuan yang telah diberikan tersebut dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Kemudian diakhir acara peresmian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Bantuan sembako yang diberikan sebanyak 20 paket dan bantuan untuk Masjid berupa uang tunai sebesar Rp 15 juta. Selain itu juga pemberian hibah tanah dari Peratin Bandarsyah selaku Kepala Pekon Penengahan Dusun Rindu Alam. (M9G/RD)

Komentar

Realita Lampung