oleh

Ardiansyah Klarifikasi Berita Oknum Pejabat Konsumsi Narkoba


Realita Lampung – Setelah melakukan penelusuran tim media restorasi news siber indonesia (RNSI) yang memberitakan dua oknum pejabat teras di lampung utara terciduk konsumsi sabu tidak ada sehingga Ardiansyah menyatakan permohonan maaf.

Tidak ditemukannya fakta atas pemberitaan itu wartawan RNSI langsung melakukan klarifikasi pemberitaannya. disampaikan Ardiansyah, dari hasil penelusuran lebih lanjut terkait berita tersebut tidak ditemukan fakta yang membenarkan adanya peristiwa sebagaimana diberitakannya di media online RNSI.

“Dari hasil penelusuran dan konfirmasi dengan pihak-pihak yang berkompeten, tidak pernah ada persitiwa seperti yang telah diberitakan sebelumnya,” kata Ardiansyah.

Lanjut Ardiansyah, dirinya menyatakan permintaan maaf kepada publik karena adanya pemberitaan itu sehingga menimbulkan stigma negatif dan opini liar terhadap pihak-pihak tertentu.

“Atas adanya pemberitaan itu sehingga menimbulkan dampak berupa stigma negatif dan menyudutkan pihak-pihak tertentu, secara personal maupun atas nama media RNSI memohon maaf kepada publik,” ucapnya.

Sebelumnya, Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Aris Satrio Sujatmiko, telah memberikan klarifikasi terkait adanya pemberitaan tersebut.

Kasatresnarkoba Iptu Satrio Sujatmiko menyampaikan tidak ada penangkapan dua oknum pejabat yang dilakukan jajarannya seperti yang diberitakan media restorasinewssiberindonesia.co.

“Tidak ada penangkapan oknum pejabat teras Lampung Utara yang dilakukan oleh pihak Polres Lampung Utara, baik itu sebelum Ramadhan 1442 Hijriyah, maupun hingga saat ini,” kata Iptu Aris Satrio Sujatmiko, saat kita konfirmasi melalui komunikasi via pesan whatsApp,” ujar Ardiansyah.

Dia juga menegaskan, terkait memerangi peredaran gelap narkotika di Lampung Utara, Polres Lampung Utara tidak tebang pilih dan terus melakukan upaya secara massif dan sistematis, sambung Ardiansyah menuturkan keterangan Kasat Narkoba Polres Lampung Utara.. (Rls/RD)

Komentar

Realita Lampung