oleh

Camat Bangun Rejo Janjikan Penghargaan Kepada 3 Kampung yang Tercepat Lunasi PBB

Realita Lampung – Memotivasi kinerja jajaran Pemerintah Kampung Camat Bangun Rejo, Kabupaten Lampung Tengah menjanjikan penghargaan untuk kampung yang tercepat melakukan pelunasan pajak bumi dan bangunan (PBB).

“PBB Lampung Tengah sampai dengan hari ini baru 7,12 persen. Maka itu kita semua harus semangat,” ujar Camat Bangun Rejo, M. Saleh, dalam rapat Sosialisasi Intensifikasi Penerimaan PBB-P2, di Aula Kecamatan setempat, Kamis (03/06/2021).

Rapat Sosialisasi tersebut dihadiri oleh 55 orang perwakilan dari seluruh Kampung yg ada di Kecamatan Bangun Rejo, Kecamatan Kali Rejo dan Kecamatan Sendang Agung.

Turut juga hadir dalam acara tersebut, perwakilan dari Badan Pengelolaan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) pemkab Lampung Tengah, Sekretaris Kecamatan Kali Rejo dan Sekretaris Kecamatan Sendang Agung.
Dikatakan M. Saleh, target pencarian Pajak Bumi dan Bangunan (PPB) akhir Juni adalah 50 persen. Akhir September lunas 100 persen.

“Kita (kecamatan Bangun Rejo) sudah 29,75 persen,” ungkap M. Saleh.

Dilanjutkan M. Saleh, tidak ada ceritanya PBB tidak mencapai target. PBB adalah tanggungjawab kita semua.

“Tiga Kampung yang paling cepat melunasi PBB inshaAllah akan saya beri penghargaan pada saat upacara 17 Agustus,” ungkapnya.

Dikatakan M. Saleh, tugas kepala Kampung untuk mengingatkan kolektor agar target pengumpulan PBB tercapai. Harapan pak bupati, Lampung Tengah terbaik dalam pencapaian target PBB.

“Mudah-mudahan Kecamatan Bangun Rejo, termasuk Kecamatan Kali Rejo dan Kecamatan Sendang Agung bisa mencapai target yg ditetapkan,” ujar M. Saleh yg disambut tepuk tangan para hadirin.

Kepala Bidang Pendataan dan Penilaian BPPRD Pemkab Lampung Tengah Susanto, mengatakan harapannya agar semua kampung bisa mencapai target pengumpulan PBB.

Dia menuturkan, Pemkab Lampung Tengah telah meluncurkan aplikasi yg disebut “Berjaya Tax”. Aplikasi itu sebagai inovasi BPPRD. Untuk kedepannya PBB bisa dibayar di gerai Indomaret dan Alfamart. Tapi sekarang masih terkendala kesiapan Bank Lampung.

“Kemungkinan tahun 2022 nanti bisa terwujud,” ujar Susanto.

Dilanjutkan Susanto, mulai tanggal 10-11 Juni bupati akan berkantor di Kampung. BPPRD akan ikut dalam program yg disebut “Bunga Kampung” tersebut.

“Nanti disana bapak ibu bisa bertanya kepada kami (BPPRD) apabila ada yg kurang jelas,” ujarnya. (Willy Dirgantara)

Komentar

Realita Lampung