oleh

Bupati Bersama Muspida Belum Pulang, Kepala Dinas dan Anggota Dewan Minggat Duluan

Realita Lampung (Lamteng) – DPRD Kabupaten Lampung tengah menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Peringatan Hari Jadi Ke-75 Kabupaten Lampung Tengah. Rapat paripurna digelar di DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (15/06/2021).

Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran Pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah, unsur Muspida, 30 anggota DPRD Lampung Tengah, segenap pejabat teras Pemkab Lamteng, dan mantan Bupati Lampung Tengah Lukman Djoyosumarto serta mantan Ketua DPRD Lampung Tengah Febriantoni.

Ketua DPRD Lampung Tengah, Sumarsono membuka rapat paripurna, yang kemudian dilanjutkan oleh sambutan dari Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad. Disusul oleh Staff Ahli Pemerintah Provinsi Lampung Drs Intizam, yang mewakili Gubernur Lampung Arinal Junaidi yang berhalangan hadir.

Dari 50 orang anggota DPRD Lampung Tengah, hanya hadir sebanyak 30 orang. Termasuk Pimpinan DPRD setempat. Ironisnya, saat acara Bupati, wakil Bupati beserta unsur Muspida masih di dalam ruangan, para anggota dewan dan Kepala Dinas serta Camat banyak yang sudah pergi meninggalkan lokasi.

Sekretaris Dewan DPRD Lampung Tengah, Syamsi Rolly yang ditemui di akhir rapat paripurna mengatakan, 20 orang anggota DPRD yang tidak hadir dikarenakan sedang tugas ke luar kota dalam rangka koordinasi dan konsultasi penyusunan Rencana Peraturan Daerah (Raperda).

“Anggota DPRD dibagi jadi 2 Tim. Mereka menuju 2 kementerian yang berbeda,” Jelas Syamsi.

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Cinta Tanah Air (GMCTA) Lampung Tengah yang hadir menyaksikan rapat paripurna tersebut mengaku tergelitik. Karena banyak kepala dinas dan anggota DPRD sudah pergi saat Bupati dan Wakil Bupati masih ada di Aula DPRD.

Menurut Basuri, rapat paripurna ini memang bukan rapat yg menentukan masa depan Kabupaten Lampung Tengah. Melainkan hanya rapat yg lebih bersifat seremonial. Tetapi kepergian sejumlah anggota dewan dan pejabat teras seperti kurang menghargai Bupati sebagai sebagai kepala daerah.

Dia melanjutkan, saya memaklumi jika para anggota DPRD dan Kepala Dinas yang hadir ada keperluan lainnya. Tetapi yang sudah beranjak dari lokasi sebelum Bupati pergi jumlahnya tidak sedikit.

“Tidak ada kesalahan yang fatal menurut saya. Tapi hanya ada hal yang tidak elok. Sekali lagi ini hanya masalah etika,” tandasnya. (Willy. D)

Komentar

Realita Lampung