oleh

75 Tahun Kabupaten Lampung Utara, 45 Tempat Wisata Terdata

Realita Lampung – Sebanyak 45 potensi tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung saat ini yang diperkirakan akan mampu menarik dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) jika bisa dikelola dan dikembangkan dengan baik.

Berdasarkan data Dinas Pemuda, Olahraha dan Pariwisata Lampung Utara saat ini tercatat sedikitnya ada 45 tempat wisata. Ke 45 tempat wisata ini keberadaannya tersebar di 23 kecamatan, mulai dari wisata alam sampai tempat wisata bersejarah seperti makam Minak Trio Diso dan Rindang Sedayu dan keturunannya, Makam Minak Semulasem.

Di HUT 75 Tahun Kabupaten Lampung Utara, 45 Tempat Wisata Telah Terdata.

Dalam momen peringatan hari ulang tahun ke 75 tahun Kabupaten Lampung Utara yang telah diperingati pada 15 Juni 2021 lalu, ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lampung Utara, Imam Hanafi melalui Kepala Bidang Pariwisata, Redy Apriansyah ketika dikonfirmasi Realitalampung.com menuturkan, saat ini yang terdata untuk obyek wisata yang ada di Kabupaten Berjuluk Ragem Tunas Lampung (Lampung Utara) baik yang telah dikelola maupun yang belum ada 45 tempat.

“Yang sudah terdata 45 tempat, ini baik yang sudah dikelola maupun yang belum, jumlah keseluruhnnya lebih dari jumlah ini,” kata Redy Apriansyah.

Disamapkannya kendala utama dalam melakukan pengembangan terhadap obyek-obyek wisata yang ada di kabupaten setempat kembali kepersoalan peraturan daerah. Karena sampai dengan saat ini Kabupaten Lampung Utara belum memilik Rencana Induk Pengembangan Pariwisata atau Ripparda.

Ripparda dimaksud sudah disampaikan pihak Disporapar ke Pemerintah Daerah setempat dan saat ini tengah dibahas di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk bisa disahkan menjadi Perda. Pengajuan Ripparda itu sudah disampaikan sejak tahun 2018 lalu dan hingga tahun 2021 ini belum juga disahkan.

Redy Apriansyah menjelaskan, untuk tempat-tempat wisata yang sudah ditata pihak Disporapar setempat dari tempat wisata rilegi (Situs Cagar Budaya, Makam Minak Trio Diso) sampai di tempat wisata alam seperti air terjun juga ada di Kabupaten Lampung Utara, diantaranya Situs Cagar Budaya Makam Minak Trio Diso, dan Makam Rindang Sedayu, di Desa Sekipi, Kecamatan Abung Tinggi, Makam Minak Semulasem di Desa Kali Cinta, Kecamatan Kotabumi Utara.

Selain itu ada tempat wisata Taman Wisata Bendungan Tirta Shinta di Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Taman Wisata Bendungan Way Tebabeng di Desa Jagang, Kecamatan Blambangan Pagar, Taman Wisata Bendungan Way Rarem di Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun.

Tempat wisata di wilayah kota Kotabumi, ada taman olah seni, taman sahabat, taman gading, dan Masjid Agung Al-Jamik serta musium mini Lampung Utara.

Ada juga taman wisata kebun agro sereh merah, taman wisaya ogan jaya, taman agro wisata jeruk, agro wisata madu kelenceng, taman kolektif, wisata bening indah.

Untuk wisata alam seperti air terjun batu lapis dan air terjun brunai keberadaannya ada di Desa Campang Gijul, Kecamatan Abung Tengah. Air terjun Sri Batu Kelawas di Desa Pekurun, dan Wisata air Green Bamboo di Desa Sri Bandung, Kecamatan Abung Tengah.

Kemudian curup Sukemi di Desa Sukasari, Curup Indrajaya, Air Terjun Goa Asri, Air Terjun Giri Tirta di Desa Sendang Agung, Air Terjun Bukit Reges di Desa Sidomulyo, cekdam Tebat di Desa Tanjung Raja, cekdam water Queen di Kecamatan Tanjung Raja.

Di Kecamatan Bukit Kemuning ada tempat wisata air terjun Beringin, taman pasar sawit halampam, Air terjun Ekor Kuda, di Desa Tanjung Baru, air terjun Mandi Angin di Desa Suka Mulya, Air terjun Abung Keruh di Desa Dwikora, air terjun Kabul, air terjun Bukit Bidadari, Curup Enggal, air terjun Kuali, air terjun Muara Aman, air terjun Tirai Bambu di Desa Tanjung Baru, air terjun Ateng di Kelurahan Bukit Kemuning, Embung Dwikora dan Tubung Sungai Abung.

Taman Agrowisata Lembah Bambu Kuning, ada di Desa Abung Jayo, Kecamatan Abung Selatan. Wisata air terjun Temiang, air terjun Saung Nage, air terjun Thamrin, dan Air Kayu di Desa Sumbertani, Kecamatan Abung Pekurun.

Bendungan Way Merah, Kimal Park di Desa Wonomarto, Kecamatan Kotabumi Utara, Air Terjun Suka Marga, air terjun Dermala, air terjun curup Timba, Bendungan atau embung Ilahan Rya, curup Jono di Sungkai Barat, dan Keindahan Bukit atau Gunung Tangki, di Desa Kubu Hitu, bendungan Way Tulung Mas, dan tanan agro di Desa Beringin. “Ini tempat wisata yang sudah terkelola,” pungkas Redy Ardiansyah. (RD/*)

Komentar

Realita Lampung