oleh

Kejaksaan Negeri Lampung Utara, Jaksa Goes To Campus

Realita Lampung – Kejaksaan Negeri Lampung UtaraKejaksaan Negeri Lampung Utara telah memulai program “Jaksa Goes To Campus” dengan melakukan diskusi bersama mahasiswa tentang pemahaman delik pidana.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, SH, MH, saat memberikan materi pada program Jaksa Goes To Campus, foto: ist

Program Jaksa Goes To Campus ini dimotori oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara dan dilaksanakan bersama para mahasiswa Fakultas Hukum dan ilmu Sosial di Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) dengan tema “Diskusi Dan Pemahaman Delik Pidana Narkoba” dan sudah dilaksanakan, Kamis (24/6/2021) kemarin.

Dalam kegiatan tersebut, Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Lampung Utara, I Kadek Dwi Ariatmaja, SH, MH, selaku narasumber memaparkan tentang peningkatan kasus narkoba di Kabupaten Lampung Utara yang mengalami peningkatan dan sampai bulan Juni 2021 sudah terdapat 86 perkara narkotika yang diputus dan telah berkekuatan hukum tetap dan ini akan terus bertambah jika tidak bersama-sama melakukan pemutusannya dengan bersama-sama memeranginya.

Dalam pemaparannya, I Kadek Dwi Ariatmaja, SH, MH, juga menyampaikan, pada dasarnya negara memberikan perlindungan hukum kepada pecandu narkotika untuk mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial sebagaimana ketentuan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah nomor 25 tahun 2011 tentang pelaksanaan wajib lapor pecandu narkotika.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Kejaksaan Negeri Lampung Utara mendorong kepada seluruh mahasiswa UMKO Kotabumi untuk dapat juga menyampaikan kepada masyarakat luas.

Supaya, khususnya apabila ada rekan-rekan kita, kerabat bahkan keluarga kita yang menjadi korban dalam penyalahgunaan narkotika agar secara sukarela melaporkan diri kepada institusi penerima wajib lapor (IPWL).

Ini bisa kepada BNN maupun rumah sakit agar yang bersangkutan mendapatkan rehabilitasi medis dan sosial, dan bagi pecandu itu sendiri tidak perlu merasa khawatir dan takut karena secara hukum negara hadir untuk memberikan perlindungan, papar Kasi Intel.

Akan tetapi, sambungnya, terhadap pecandu yang tidak melaksanakan perihal tersebut dan memilih tetap untuk terus mengkonsumsi narkotika, maka akan berpotensi berhadapan dengan hukum yang bermuara pada pemidanaan, jelasnya.

Kegiatan itu berlangsung dan di ikuti oleh para mahasiswa dan mahasiswa UMKOnyang didampingi langsung oleh Wakil Dekan Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Bram Fikma, SH, MH, dan Ruhly Kesumadinata, SH, MH. (YN/RD)

Komentar

Realita Lampung