oleh

Yopie Azbandi Aziz Jabat Wakil Pengadilan Agama Gunung Sugih

Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih, Dra. Hj. Sartini, SH, MH, saat melantik Yopie Azbandi Aziz, S Ag, MH, sebagai Wakil Pengadilan Agama Gung Sugih, Lampung Tengah, Jum'at (23/7/2021).

REALITA LAMPUNG (RL) : Dilantiknya Yopie Azbandi Aziz, S. Ag, MH, sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah diharapkan bisa mewujudkan cita-cita Pengadilan Agama Gunung Sugih berprestasi.

Sebagaimana disampaikan Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih, Dra. Hj. Sartini, SH, MH, ketika acara pelantikan Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas I B Gunung Sugih, Lampung Tengah, Yopie Azbandi Aziz, S. Ag, MH, yang mengantikan Doni Dermawan, S. Ag, MH, yang dipindah tugaskan ditempat yang baru dan acara pelantikan berlangsung di ruang Utama Pengadilan Agama Gunung Sugih, Jum’at (23/07/21).

Pada acara itu Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih, Dra. Hj. Sartini, SH, MH, menyampaikan, dengan telah dilantiknya Wakil Ketua Pengadilan Agama yang baru dapat segera beradaptasi dan bersinergi bersama seluruh jajaran untuk lebih meningkatlan lagi kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Berkerjalah efektif, jalankan program-program yang telah tersusun, dan yang terpenting mari wujudkan Pengadilan Agama Gunung Sugih berprestasi,” kata Hj Sartini SH, MH.

Selain melangsungkan pelantikan, Yopie Azbandi Aziz, S. Ag, MH, yang saat ini resmi menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih, dia juga melakukan penanda tanganan fakta integritas.

Pelantikan yang langsung dilakukan oleh Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih, Dra. Hj. Sartini, SH, MH, tersebut diketahui dikuti dan dihadiri oleh Panitera Muda Hukum Khairul Hadi, SH, sebagai pembaca surat keputusan (SK), Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Organisasi Tata Laksana sebagai (pembawa acara) MC, Rifqi Muhammad Khiruman (Hakim) sebagai Pembaca do’a, Sabrimen S Ag, MH (Panitera) dan Anis Khoirunnisa S Ag, MH (Sekretaris) sebagai Saksi dan M. Nur Ardian SH selaku Rohaniwan. (Rls-SMSI)

Komentar

Realita Lampung