oleh

PPKM Darurat Diperpanjang, Satlantas Polres Metro Cek Posko Perbatasan

Realita Lampung (RL) : Guna pengendalian mobilitas di masa PPKM Darurat yang diperpajang Satlantas Polres Metro Polda Lampung melakukan penataan di pos-pos check point Satgas Covid-19.

Pengecekan itu dilakukan salah satunya di depan Sekretariat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kota Metro, pengecekan ini dilakukan untuk digunakan kembali check point satgas covid-19 yang dilakukan, Rabu (18/8/2021).

Kasat Lantas Polres Metro, AKP Made mengatakan, masa PPKM Darurat di perpanjang untuk itu personil Satlantas Polres Metro dan tim gabungan perketat perbatasan guna pengendalian mobilitas di masa PPKM darurat.

“Kami akan menggunakan kembali check point Satgas Covid-19 di halaman sekretariat DPC KWRI Metro, untuk memperketat pembatasan pengendalian mobilitas diperbatasan Kota Metro -Batanghari Lampung Timur,” kata AKP Made.

Menurutnya, ada beberapa wilayah yang akan ditutup seperti jalur utama kuburan makam pahlawan yang dialihkan ke Bedeng 20, dan beberapa tempat lainnya akan ditutup sementara.

Hal tersebut sesuai instruksi Peraturan Walikota (Perwali) guna mengurangi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hingga saat ini Kota Metro berada di zona merah.

Pada kesempatan itu, Hanafi selaku Ketua DPC KWRI Kota Metro menyampaikan, bahwa KWRI sepenuhnya mendukung pemerintah dan meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan agar Kota Metro segera pulih dari dan keluar dari zona merah Covid-19.

Hanafi juga menyampaikan, dirinya bersama jajaran menyambut baik kedatangan Satlantas beserta tim di sekretariat DPC KWRI Kota Metro untuk berkoordinasi terkait posko penyekatan perbatasan Metro-Batanghari.

Dia menyatakan permintaannya atas nama KWRI kepada pemerintah untuk bertindak tegas bagi masyarakat yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan bersama-sama berupaya mencari solusi terbaik agar Covid-19 tidak mewabah di Kota Metro. (M9G/RD)

Komentar

Realita Lampung