oleh

Cerita Korban Selamat Usai Tersambar Petir

Korban Jumiati mendengar suara dentumban bersamaan tubuh mereka ikut terpental keluar dari gubuk.

Lampung Selatan (RL) : Peristiwa enam orang warga Candimas, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung tersambar petir ini mengakibatkan tiga orang diantaranya meninggal dunia di lokasi.

Menurut Jumiati salah seorang korban yang selamat dari peristiwa naas itu menceritakan, kejadian tersebut terjadi pada saat turun hujan dan mereka berteduh di sebuah gubuk usai memanen padi, tak disangka sambaran petir menyambar mereka.

Peristiwa yang menimpa korban yang masih satu keluarga dan berjumlah enam orang itu tiga diantaranya meninggal dunia dan tiga oleh mengalami luka bakar disekujur tubuhnya terjadi di daerah Candimas, Natar, Kabupaten Lampung Selatan pada, Sabtu (21/8/2021) siang.

Diungkapkan Jumiati, sambaran petir yang mereka alami itu terjadi ketika mereka berada digubuk yang berukuran dua kali tiga dan keberadaanya terletak ditengah-tengah hamparan persawahan. Sambaran petir yang mengenai mereka itu membuat mereka (enam) orang korban itu berterbangan saat terjadinya musibah tersebut.

Dikatakannya, keenam korban termasuk dirinya itu diantaranya Linda Wati, Herfan Aldiansyah kakak beradik dan neneknya Satini korban meninggal dunia, sementara dirinya dan mbah Mosen dan Cenguk mengakami luka-luka bakar.

Masih menurut Jumiati (korban), saat terjadinya peristiwa sambaran petir, dirinya bersama kelima anggota keluarganya yang terdiri dari dua orang anaknya, dua orang tuanya dan satu bibiknya itu tengah berteduh karena hujan turun ketika mereka usai melakukan panen padi. Sekira jam satu siang itu terdegar suara dentuman keras dan bersama dengan itu dirinya bersama kelima anggota keluarganya berterbangan kemudian jatuh ketanah. Pada saat itu Jumiati melihat dua anaknya terlempar keluar gubuk bersama ayah dan ibu serta bibiknya.

“Saya ingin berteriak meninta tolong dan hendak bangun tapi tidak bisa seperti mati rasa, suara saya pun tidak ada,” ujarnya.

Dia juga menuturkan, pada saat diirinya sadarkan diri rupanya bibiknya yang terlebih dulu sadar langsung bergegas pulang ke rumah untuk memberikan kabar keluarganya yang lain.

Kondisi saat ini ketiga korban yang selamat untuk kesehatanya semakin membaik, yang sebelumnya mereka (korban) yang mengalami luka bakar itu tidak bisa bergerak serta berbicara saat ini sudah berangsur pulih, dan ketiga korban yang meninggal dunia sudah dimakamkan di TPU desa setempat. (RM/RD)

Komentar

Realita Lampung