oleh

Rigisjaya Masuk Menjadi Desa Wisata Unggulan 2021

Rigisjaya masuk menjadi Desa Wisata Unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Tahun 2021.

Pekon (Desa) Wisata Rigis Jaya Kecamatan Airhitam masuk dalam 50 Desa Wisata Unggulan yang ditetapkan oleh Tim Juri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI. 

Tidak hanya itu Rigisjaya menjadi satu-satunya desa wisata yang masuk dalam Desa Wisata Unggulan Kemenparekraf dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021 yang berasal dari Provinsi Lampung.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar Tri Umaryani  mengungkapkan, proses panjang akhirnya membuahkan hasil, setelah sebelumnya Lampung diwakili oleh tujuh Desa Wisata yang berasal dari Kabupaten Lampung Barat, Pesawaran, Lampung Selatan dan Tanggamus dan berkompetisi dengan 1.584 desa wisata se-Indonesia.

“Tim juri dalam penilaian ini sebanyak 15 orang yang terlebih dahulu melakukan seleksi administrasi serta melihat langsung kriteria yang dipersyaratkan dan selanjutnya menetapkan 100 desa wisata untuk kembali diadu dengan kriteria-kriteria lainnya, dan Senin (23/8/2021) Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengumumkan 50 Desa Wisata yang masuk dalam ADWI 2021 salah satunya Desa Wisata Rigisjaya.

“Ada tujuh kriteria yang menjadi penilaian dalam ajang ini, yaitu penerapan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability), desa digital, souvenir (kuliner, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay dan toilet,” bebernya. 

Terusnya, pengembangan desa wisata ini juga merupakan upaya pemerintah daerah untuk mendorong melestarikan memberdayakan berbagai potensi yang ada di desa, baik potensi wisata, potensi alam, potensi budaya dan nilai nilai kearifan lokal, dengan adanya pengembangan desa wisata semoga mampu mendorong perekonomian yang ada di pekon-pekon.

“Kami berharap seluruh stakeholder yang ada di pekon dapat terus bekerja terus bahu membahu, berkolaborasi untuk mengelola potensi yang ada di desa sehingga mampu meningkatkan dan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat disekitarnya. 

Pekerjaan rumah belum selesai, mari tingkatkan kolaborasi, inovasi, adaptasi untuk membangkitkan pariwisata di Lambar,” kata dia. 

Ia juga berharap Desa Wisata lain di Lampung Barat akan segera menjadikan desa wisatanya masuk dalam kriteria-kriteria diatas, sehingga menjadi desa-desa wisata yang siap menyambut tamu dengan standar pelayanan yang baik. semuanya akan bermuara pada tingkat kunjungan dan pendapatan yang berdampak pada kesejahteraan. (**)

Sumber: Medialampung.co.id

Komentar

Realita Lampung