oleh

Ketua TP PKK Lampung Utara Kunjungi Keluarga Musibah Kebakaran

Hj. Nur Endah Sulastri Budi Utomo menyemangati korban kebakaran agar tabah menghadapi cobaan dan tidak larut dalam kesedihan

https://youtu.be/-HMLK3XEhfo

Lampung Utara (RL) : Satu hari pasca terjadinya musibah kebakaran dua rumah warga di Desa Suka Sari, Kecamatan Tanjung Raja, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara langsung melakukan peninjauan dan memberikan bantuan secara langsung kepada keluarga yang terkena musibah.

Kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara, Hj. Nur Endah Sulastri Budi Utomo, S. Pd, MM, di lokasi rumah kebaran yang terjadi pada, Sabtu (18/9/2021) ini didampingi Ketua Dharma Wanita Kabupaten Lampung Utara, Hj. Daita Lekok beserta jajaranya, dan Lepala Dinas Sosial, Eka Dharma Thohir, Kepada Dinas Perizinan, Sri Mulyana Bahar, Kepala Dinas Arsip, Ntien Rostina, BPBD serta Camat Tanjung Raja, Heryanto yang disambut oleh Kepala Desa Suka Sari, Sarceng bersama warga dan keluarga korban kebakaran, Senin 20 September 2021.

Kunjungan Ketua TP PKK Lampung Utara, Hj. Nur Endah Sulastri Budi Utomo bersama rombongannya itu dilokasi dan menemui langsung para korban sebagai wujud empatinya atas musibah yang menimpa keluarga Ruhimat dan ibu Tasih yang rumahnya hangus terbakar dan hanya menyisakan baju yang dipakainya.

Dalam kunjungan itu Hj. Nur Endah Sulastri Budi Utomo menyemangati korban agar tabah menghadapi cobaan yang telah mereka alami dan dia menyarankan korban untuk tidak larut dalam kesedihan, karena ini semua sesungguhnya hanyalah ujian dari Allah SWT.

“Insya Allah keluarga pak Rahmat dan keluarga akan mendapatkan ganti yang lebih banyak dari Allah sang pencipta,” ujar Nur Endah.

Dikesempatan itu juga, Nur Endah berharap bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara ini jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi setidaknya dapat mengurangi beban Rahmat dan keluarganya. Diketahui rumah milik Ruhimat dilalap si jago merah pada hari Sabtu (18/9/2021) lalu dan kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB. Sumber api dilaporkan diduga dari konsleting listrik. Selain rumahnya ludes rata dengan tanah, harta lainnya juga habis terbakar hanya menyisakan baju yang melekat di badannya. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. (IN/RD)

Komentar

Realita Lampung