oleh

Masyarakat Usul Perbaikan Jembatan Gantung

Masyarakat Desa Teladas, Rawas Ulu usulkan perbaikan jembatan gantung di tahun 2022.

Muaratara (RL) : Dalam acara serap aspirasi yang dikemas dakam musyawarah pembangunan desa masyarakat mengajukan usulan untuk segera dilakukannya perbaikan jembatan gantung di Desa Teladas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Provinsi Sumatra Selatan.

Dalam musyawarah rencana pembangunan desa (Musrembangdes) yang dilaksanakan jajaran Pemerintah Desa Teladas, Jum’at (24/9/2021) lalu itu warga menyampaikan usulannya agar adanya perbaikan pada jembatan gantung di desa setempat pada tahun 2022 mendatang.

Musrembangdes yang berlangsung di Balai Desa Teladas ini dihadiri Camat Rawas Ulu, M. Yusnadi bersama pendamping, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, perwakilan masyarakat dan perangkat desa setempat ini langsung dipimpin Kepala Desa Teladas, Rasib Haris.

Disampaikan Rasib Haris, dalam musrembang itu warga kompak mengusulkan perbaikan jembatan gantung untuk diajukan di musrembang kecamatan dan kabupaten agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2022.

“Dari hasil Musrenbangdes, warga sepakat mengusulkan perbaikan jembatan gantung karena jembatan gantung yang ada di desa kami sudah waktunya untuk direhap dan ini merupakan prioritas yang diusulkan warga dan juga ada belasan item lainnya yang diajukan,” kata Rasib Haris.

Diacara itu, Camat Rawas Ulu, M. Yusnadi menyampaikan, semua aspirasi warga telah dirinya itampung dan akan kembali dibahas saat Musrenbang ditingkat kecamatan.

“Semua usulan ini akan dijadikan sebagai acuan untuk pembangunan di tahun 2022 mendatang. Nantinya, apa yang diusulkan ini akan kembali kita bahas di musrembang tingkat kecamatan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Musrenbangdes dilaksanakan sebagai langkah awal dalam menjalankan program pembangunan yang dimulai dari tingkat desa hingga pemerintah pusat dan kegiatan ini tentunya digelar pada setiap tahun.

Setelah musrenbangdes dilaksanakan usulan-usulan itu akan ditindak lanjuti pada instansi terkait untuk menjadi program prioritas, oleh karenanya penyerapan aspirasi dilakukaan langsung ke masyarakat. (M9G/RD)

Komentar

Realita Lampung