oleh

Pelaksanaan Proyek Drainase di Jalan Sutami Diduga Asal Jadi

Ada proyek jatah? Mungkin maksudnya PL atau penunjukan langsung. Tidak pakai plang nama proyeknya tidak apa-apa ya.. ???

Lampung Timur (RL) : Pelaksanaan pengerjaan proyek drainase dari Dinas PUPR Provinsi Lampung yang ada di Jalan Ir Sutami, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono, Kabupaten Lampung Timur diduga asal jadi dan tanpa plang nama kegiatan.

Dari pantauan di lokasi dan hasil konfirmasi terhadap pekerja, yang mengaku dirinya hanya melaksanakan pengerjaan drainase itu sesuai dengan perintah dari pengawasnya.

“Ya pak, pihak pemerintah yang sudah mengatur pekerjaan seperti ini, karena kemarin sudah dilakukan rapat kecil terhadap semua tukang dan arahan mereka ya seperti ini pak,” ujarnya namun enggan menyebutkan namanya pada, Selasa (28/9/2021).

Diduga adukan 1/15, satu ember semen 15 ember pasir.

Ketika ditanyakan siapa pelaksana dan apa nama proyek dan perusahaan yang melaksanakan proyek drainase di Jalan Ir Sutami tersebut dia mengatakan.

“Kalau untuk perusahaan atau pelaksananya saya tidak tau pak, saya hanya di suruh pak Yadi untuk kerja, dan pak Yadi itu sendiri mungkin orang perusahaan. Tapi mungkin hanya bawahan pak, di lokasi tidak ada satupun orang dari perusahaan pak yang ada di sini semua pekerja dan orang dari sini aja,” ungkapnya.

Sementara itu menurut keterangan Yadi, yang mengaku dirinya selaku pengawas pelaksanaan proyek drainase tersebut ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya menuturkan.

“Ya itu semua arahan saya pak, saya sudah mengarahkan sesuai RAB dan proyek itu cuma jatah dari Dinas PUPR Provinsi Lampung, saya mendapatkan pekerjaan sepanjang 1 km, tapi saya sendiri tidak tau proyek ini dari APBN apa ABPD,” kata Yadi.

Lebih lanjut menurut Yadi, yang menyatakan bahwa dirinya hanya mencarikan tukang atau pekerja dalam pelaksanaan proyek tersebut mengungkapkan bahwa proyek itu milik salah seorang pensiunan pegawai Dinas PU Provinsi Lampung.

“Maaf pak sebetulnya, saya hanya membantu mencari kan orang kerja dan proyek itu punya pak Awang, beliau pensiunan dari Dinas PU dan pekerjaan ini memang tidak memakai PT atau CV pak ini jatah dari Dinas PUPR Provinsi, saya juga tidak tau pak Awang itu tinggal dimana bahkan nomer telponnya pun saya tidak di kasih,” ujar Yadi.

Dari pantauan, dalam pelaksanaan penerjaan proyek drainase itu diduga syarakat akan tindak pidana karena pelaksanaannya diduga kuat tidak sesuai RAB karena tanpa plang nama kegiatan serta diduga tidak akan sesuai mutu atas pelalsanaan proyek tersebut. (Rasyid)

Komentar

Realita Lampung