oleh

Aklamasi Dewan Setujui Raperda Perubahan APBD Tahun 2021

Lampung Tengah (RL) : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Tengah menggelar rapat paripurna pembahasan dua agenda yang diikuti langsung oleh Bupati dan berlangsung di Gedung DPRD setempat, Rabu (29/9/2021).

Dua agenda yang dibahas Dewan ini tentang persetujuan bersama Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2021, dan penyampaian nota pengantar Rancangan KUA dan PPAS APBD Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2022.

Rapat Paripurna pimpin Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Sumarsono berlangsung cukup melelahkan. Dengan dihadiri sebanyak 29 orang anggota dan pimpinan DPRD Kabupaten Lampung Tengah, rapat dibagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama persetujuan bersama Raperda APBD Tahun 2021. Sesi kedua penyampaian nota pengantar Rancangan KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2022.

Ada sejumlah fraksi yang mengkritisi sejumlah program infrastruktur. Rapat sempat di skors selama 1 jam untuk Isoma, pada akhirnya seluruh fraksi secara aklamasi menyetujui untuk mengesahkan Raperda tentang perubahan APBD Tahun 2021. Kemudian rapat dilanjutkan untuk panyampaian nota pengantar Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun 2022.

Ketua LSM Gerakan Masyarakat Cinta Tanah Air (GMCTA) Kabupaten Lampung Tengah Ahmat Basuri yang hadir di rapat tersebut mengatakan, pengesahan Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Lampung Tengah dilakukan dalam waktu “Injuri Time”.

Basuri memaparkan, tanpa disahkannya Raperda APBD Tahun 2021 tidak ada dasar hukum Pemkab Lampung Tengah mencairkan uang untuk membayar berbagai kewajiban. Seperti gaji pegawa, operasional Satuan Kerja, dan kewajiban lainnya.

“Tanpa disahkannya Raperda Perubahan APBD Tahun 2021, banyak yang terkena dampaknya. Terutama pegawai dan program pembangunan lainnya,” pungkas Basuri. (Willy)

Komentar

Realita Lampung