oleh

SMP Negeri 02 Seputih Mataram Berjuang Dari Titik Nadir

Lampung Tengah – Dunia pendidikan di masa pendemi mengalami perubahan yang signifikan. Dari perubahan perilaku siswa, etos kerja guru yang menurun, dan sejumlah perubahan lainnya. Fenomena tersebut juga dialami oleh SMP Negeri 02 Kecamatan Seputih Mataram.

Kepala SMP Negeri 02 Kecamatan Seputih Mataram Sulaiman mengatakan, pandemi Covid-19 yang belangsung hampir 2 tahun ini membuat banyak perubahan. Seperti menurunnya prestasi siswa baik akademik maupun non akademik. Bahkan etos kerja para guru tergradasi.

“Hampir 2 tahun para guru cukup mengajar dirumah. Sekarang harus kembali mengajar di sekolah. Kami terpaksa membenahi kembali disiplin para guru,” ujarnya, saat ditemui diruang kerjanya, Sabtu (02/10/2021).

Dikatakan Sulaiman, perubahan terjadi juga di sisi siswa didik. Hal yang dulunya tabu, sekarang menjadi lumrah. Misalnya, penggunaan telephone selular. Jika dulu sangat dilarang membawa handphone ke sekolah, saat ini justu diwajibkan.

Perubahan demikian disiasati oleh pihak sekolah dengan memaksimalkan penggunaan handphone untuk menunjang proses belajar dan mengajar.

Selain itu, sikap dan atitude para siswa juga mengalami degradasi. Mulai dari cara berpalkan yang kurang tertib, kesiplinan yang berkurang, dan semangat belajar yang kurang.

Kondisi ini diungkapkan Sulaiman memerlukan proses dan waktu untuk kembali membenahi. Dan perlu didukung segenap guru serta wali murid. Agar tercipta proses belajar dan mengajar yang produktif dan berkualitas.

“Sekarang ini ibaratnya kami memulai dari titik nadir. Inilah yang sedang kami perjuangkan,” pungkas Sulaiman. (Willy Dirgantara)

Komentar

Realita Lampung