oleh

Dua Pelaku Curanmor 10 TKP Berhasil Dilumpuhkan

Dua pelaku spesialis Curanmor saat diringkus Tekab 308 Polres Lampung Utara

Lampung Utara (RL) : Dua orang terduga pelaku spesialis pencurian sepeda motor (curanmor) yang telah meresahkan masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Utara berhasil diringkus oleh Tim khusus anti bandit (Tekab) 308 Satuan Reskrim Polres Lampung Utara.

Kedua terduga inisial CM dan FP warga Kecamatan Selagai Lingga Kabupaten Lampung Tengah, saat hendak di tangkap keduanya diberikan tindakan tegas terukur karena mencoba melawan petugas ketika dilakukan penangkapan pada Selasa 12/10/2021.

Kasat Reskrim, AKP Eko Rendi Oktama, S.H. mewakili Kapolres Lampung Utara, AKBP Kurniawan Ismail, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan, keduanya ditangkap ditempat persembunyiannya di Desa Negara Tulang Bawang, Kecamatan Bunga Mayang. Petugas sudah mencari keberadaaan keduanya yang masuk daftar pencarian orang dan video aksinya pun sempat viral di media sosial

“Kedua pelaku merupakan sindikat spesialis pencuri sepeda motor dengan menggunakan kunci leter T. Pelaku mengincar motor korbannya yang diparkir di tempat kos atau tempat perbelanjaan,” kata Eko Rendi, Rabu (13/10/2021).

Dari para pelaku polisi menyita barang bukti 13 unit sepeda motor berbagai jenis yang diduga kuat hasil curian bersama kunci leter T dan alat hisap sabu (bong). Selain menangkap kedua pelaku pencurian sepeda motor itu polisi juga menangkap lima orang terduga penadahnya.

Lanjut Eko Rendi, sindikat pencuri sepeda motor ini sudah beraksi di sekitar 10 TKP di wilayah Kabupaten Lampung Utara. Kami masih mengejar dua rekan tersangka lainnya yang sudah teridentifikasi.

AKP Eko Rendi juga menyerukan, bagi warga yang pernah merasa kehilangan, silahkan untuk datang memeriksa ke Mapolres dengan membawa surat surat kendaraan.

Saat ini mereka sudah berada di Mapolres Lampung Utara untuk proses umum lebih lanjut
Terhadap kedua terduga pelaku pencurian dijerat Pasal 363 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, dan pasal 480 KUHP kepada para pelaku penadah, pungkas Kasat Reskrim (*)

Komentar

Realita Lampung