oleh

Dirnarkotika Kejaksaan Agung Sosialisasi Penanganan Kasus Narkotika dengan Pola Rehabilitasi

Jambi (RL) : Dirnarkotika Kejaksaan Agung melakukan sosialisasi kepada para Jaksa yang berada di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi.

Acara sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi, Senin 25 Oktober 2021.

Hal ini dilakukan karena adanya masukan dari para pemerhati masalah narkoba yang menyampaikan bahwa di Provinsi Jambi masih ada Kejari yang belum melaksanakan rehabilitasi, sehingga walaupun persyaratan dipenuhi sesuai Perja Nomor 029/2015 tetap saja mereka para pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika dituntut masuk penjara.

Kegiatan sosialiasi rehabilitasi narkoba dihadiri oleh Kajati, Wakajati, As Pidum, para Kajari dan Kasi Pidum se wilayah Kejati Provinsi Jambi.

Dalam arahannya, Dir Narkotika menekankan peran jaksa selaku Dominus Litis yaitu pemilik perkara sehingga berkas perkara yang memenuhi syarat terhadap pelakunya direhabilitasi. Jaksa memberi petunjuk kepada penyidik untuk memperbaiki berkas termasuk diminta agar dalam berkas juga dilampirkan Rekom TAT, dan para jaksa kembali di ingatkan untuk membaca dan menerapkan regulasi internal kejaksaan yang berisikan tata cara untuk implementasi rehabilitasi antara lain surat Jam Pidum Nomor 1589 tanggal 22 Juli 2021.

Ditekankan oleh Dir Narkotika, petunjuk Jam Pidum penting dan isinya sangat memudahkan bagi para jaksa yang menangani kasus narkotika dengan pola rehabilitasi, selain itu ditekankan juga agar proses pra penuntutan menjadi proses yang sangat penting untuk menjadi perhatian bagi jaksa yang meneliti berkas perkara.

“Sehingga dapat dillihat bila pra penuntutan sempurna maka proses selanjutnya pasti baik ,tapi bila proses pra penuntutan sembarangan maka proses selanjutnya juga tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan,”tegasnya.

Selain melakukan sosialisasi di Kejati Jambi, Dir Narkotika juga melakukan kunjungan sekaligus mengevaluasi terhadap implementasi rehabilitasi di Kejari Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur. Giat tersebut dihadiri oleh para kasi dan jaksa yang menangani perkara narkotika.Beberapa hambatan atau kendala sehingga rehabilitasi belum berjalan disebabkan keterbatasan tempat rehab, permasalahan untuk rehab walaupun proses hukum tapi mereka harus membayar dan masalah lain.

Acara kunjungan di Kejari tersebut ditutup dengan penyampaian saran dari para jaksa terhadap permasalahan yang sering dihadapi didaerah dan Dir Narkotika berjanji akan membawa permasalah tersebut kepada pimpinan di Kejagung untuk dicarikan solusinya.
(Rilis)

Komentar

Realita Lampung