oleh

Dinas PP-KB Tubaba Salurkan Ribuan Alat Kontrasepsi Pada Warga, Ratusan Diantaranya Kondom

Tubaba, Realita Lampung – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP-KB) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) salurkan 7.973 Akseptor program KB kepada masyarakat di 9 Kecamatan.

Ribuan akseptor itu mulai didistribusikan sejak bulan Oktober lalu. Kemarin, Senin, 22 November, 2021 Rudi Budiman Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Lampung meninjau langsung kegiatan tersebut di Puskesmas Tiyuh Margakencana, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Pustu Daya Asri, Kecamatan Tumijajar dan Puskes Candra Mukti Kecamatan Tulang Bawang Tengah.

Kunjungan kerja Rudi Budiman yang didampingi Kornelia Umar Ketua PKK Tubaba dan Kepala Dinas PP-KB Nurmansyah itu juga sekaligus memperingati hari kontrasepsi sedunia, vasektomi sedunia dan pelayanan kemitraan bersama TNI manunggal KB kesehatan serta kesatuan gerak PKK 2021.

Nurmansyah, Kadis PP-KB Tubaba menargetkan ribuan akseptor KB ini bakal selesai disalurkan kepada masyarakat hingga akhir bulan November mendatang. Lantaran dalam masa pandemi Covid-19, kegiatan tersebut diterapkan secara protokol kesehatan ketat.

“Kita menerapkan protokol kesehatan Covid-19 tentunya, makanya kita yang menyambangi mereka secara bergiliran disetiap Kecamatan. Rangkayan kegiatan ini iyalah pelayanan KB, pelayanan kesehatan bagi lansia, juga baksos,” ujar Nurman Selasa, 23 November, 2021.

Bahkan guna menghindari terjadinya kerumunan masyarakat, pelayanan yang dilakukan Dinas PP-KB ini disalurkan langsung kesetiap kediaman masyarakat pengikut program KB.

“Iya bahkan selain pelayanan terpusat seperti yang dilakukan di Puskesmas tiap kecamatan, kader kita juga melakukan door to door seperti kontrasepsi kondom dan pil KB,” katanya.

Namun menurut Nurman, masyarakat di Kabupaten berjuluk Ragem Sai Mangi Waway ini sadar akan pentingnya program KB, sehingga pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan mereka untuk enggan melakukan KB.

“Tingkat kehamilan tetap stabil selama Covid-19. Karena masyarakat sudah menjadikan program KB sebagai kebutuhan. Saya berharap untuk warga peserta program KB aktif untuk datang ke Puskesmas terdekat segera,” pungkasnya.

Diketahui, dari 7.973 Akseptor KB tersebut terbagi sebanyak 187 akseptor jenis IUD, Implan 820 akseptor, suntik 3.600, Pil 2.635, Kondom 362, serta KBPP sebanyak 58 akseptor. (JL)

Komentar

Realita Lampung