oleh

Imbas Pilkades, Oknum Kades Diduga Kangkangi Permendagri 67 Tahun 2017

Lampung Utara (RL) : Oknum kepala desa di wilayah Kecamatan Abung Pekurun diduga telah melakukan perombakan struktur perangkat desa 99 persen setelah dirinya dilantik menjadi kepala desa.

Diduga kuat perombakan struktur pada perangkat desa itu terjadi karena imbas dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 lalu.

Menurut salah seorang perangkat desa yang ada di wilayah Kecamatan Abung Pekurun, dirinya telah menerima surat pemberhentian dari kepala desanya yang baru, alasan dalam surat pemberhentian yang diterimanya karena hasil musyawarah desa.

Namun dia menyayangkan karena ada aturan-aturan yang tidak dibenarkan untuk dilakukan perombakan dalam struktur pemerintahan desa bila tidak mengacu pada Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, Permendagri Nomor 67 tahun 2017 dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lampung Nomor 8 tahun 2016.

Pergantian perangkat desa yang diduga tidak mengindahkan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, Permendagri Nomor 67 tahun 2017 dan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Lampung Nomor 8 tahun 2016 ini terjadi di Desa Sumber Tani Kecamatan Abung Pekurun yang perangkat desanya terbilang 99 persen mengalami pergantian dengan kata lain hanya tersisa satu perangkat desa lama.

“Yang lain diganti semua, cuman sisa kepala dusun 09 yang masih kadus lama,” ujar salah seorang perangkat Desa Sumber Tani pada media ini, Rabu 12 Januari 2022.

Peristiwa serupa juga terjadi di wilayah Kecamatan Abung Tinggi ya itu di Desa Suka Marga, ada 13 orang perangkat desa setempat juga telah diganti dan diduga sudah diberhentikan sepihak oleh kepala desa setempat.

Disisi lain, menurut salah seorang perangkat desa yang diberhentikan oleh kepala Desa Sumber Tani mengungkapkan, atas peristiwa itu mereka sudah menyampaikan keluhannya kepada pengurus persatuan perangkat desa indonesia (PPDI) Kabupaten Lampung Utara untuk bisa diberikan solusi atas apa yang mereka alami.

Menurut penyampaian PPDI, kata sumber media ini, bahwa mereka (PPDI) sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Dinas PMD Kabupaten Lampung Utara dan menyampaikan permasalahan yang dialami oleh para perangkat desa yang diberhentikan oleh beberapa oknum kepala desa yang baru menjabat dan diduga tidak mengindahkan aturan-aturan yang ada tersebut.

Terpisah Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas PMD Lampung Utara, Ismirham Adi Saputra mengatakan, seyogyanya memang camat punya peran penting dalamm penerapan Permendagri 67 tahun 2017.

Kalau untuk kepala desa mungkin sedang proses penyesuaian, ujarnya dengan mengatakan. “Mulailah beradaptasi dengan regulasi dan aturan-aturan yang ada,” ujarnya, seraya mengatakan, “Taati aturan maka aturan akan mejagamu,” sambungnya. (RD)

Komentar

Realita Lampung