oleh

Tim Polhut Amankan Pelaku Illegal Logging di KPH Way Waya

Realitalampung.com – Delapan hari melakukan pengintaian terhadap informasi dari masyarakat Polisi Kehutanan (Polhut) berhasil mengamankan pelaku illegal logging.

Pelaksana Tugas (Plt) Pengelolaan Hutan Produksi (KPH) Way Waya Alpian melalui Kanit Polhut Lampung Bustami membenarkan pihaknya mengamankan warga yang diduga kuat salah satu pelaku illegal logging berikut barang buktinya.

Pelaku diamankan pada Minggu 6 Maret 2022, di luar Kawasan Hutan Lindung Register 22 Way Waya, tepatnya di Kampung Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu.

Pelaku yang diduga telah melanggar tindak pidana karena melakukan pengangkutan kayu tanpa dokumen atau illegal logging itu diamankan dengan dasar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 82 huruf c Jo. Pasal 12 huruf c Undang-undang RI Nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, kata Bustami, Senin 7 Maret 2022.

Lebih lanjut dikatakannya, pelaku diamankan berdasarkan Surat Perintah Tugas dari Plt Kepala UPTD KPH Way Waya. Lalu pada Minggu 6 Maret 2022 Tim Polhut melakukan patroli darat pada malam hari dalam rangka pengamanan dan perlindungan hutan di Kawasan Hutan Lindung Register 22 Way Waya di Kampung Sendang Mulyo, Kecamatan Sendang Agung, Lampung Tengah.

Patroli yang kita lakukan ini l sebagai tindak lanjut mengenai adanya laporan dari masyarakat bahwa ada kegiatan illegal logging di dalam Kawasan Hutan Lindung Register 22 Way Waya.

Setelah itu tim melakukan pengintaian disekitar lokasi. Sekita pukul 23:45 WIB Minggu kemarin tim melakukan penangkapan pelaku besera barang buktinya di Kampung Giri Tunggal, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupatwn Pringsewu yang berjarak 100 meter dari perbatasan Lampung Tengah dengan Pringsewu. Pengintaian ini sudah dilakukan selama delapan hari, papar Bustami.

Bersama pelaku diamankan barang bukti berupa satu unit mobil dum truck bernomor polisi BE 4937 BF, kayu jenis sonokeling belum dilakukan perhitungan kubikasinya. Selain itu juga diamankan dua unit sepeda motor diantaranya satu unit kendaraan bermotor merk yamaha vixion dengan nomor polisi BE 5234 UF, dan satu unit sepeda motor yang telah dimodifikasi tanpa nomor polisinya, pungkasnya. (AG/RD)

Komentar

Realita Lampung