oleh

Lucken Felario Memberikan 3 Ekor Sapi Qurban

Lampung Tengah – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Kabupaten Lampung Tengah Lucken Felario memberikan 3 ekor sapi qurban. Sapi qurban itu di distribusikan kepada 3 organisasi sosial kemasyarakatan di Kecamatan Terbanggi Besar.

Pemberian 3 ekor sapi qurban itu merupakan bagian dari ibadah qurban di hari raya Idul Adha 1443 Hijriah, Minggu (10/07). Organisasi sosial kemasyarakatan yang menerima sapi qurban itu adalah Ikatan Keluarga Maninjau (IKM) sebanyak 1 ekor, Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) sebanyak 1 ekor dan Keluarga Besar Sumatera Barat (KBSB) Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar sebanyak 1 ekor.

Penyembelihan hewan qurban itu dilaksanakan di tiga lokasi berbeda. IKM menyembelih di Gedung IKM Gang Sawo Lingkungan II Kelurahan Bandar Jaya Barat. Sedangkan KBSB di Gedung KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar, Gang Mangga, Lingkungan II, Kelurahan Bandar Jaya Barat. Dan IKTD di Gedung IKTD, Lingkungan III, Kelurahan Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar.

Ketua IKM Muhammad Gandhi mengatakan, IKM melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 7 ekor sapi. Satu ekor diberikan oleh Lucken Felario sekeluarga besar, 1 ekor diberikan oleh keluarga besar Rumah Makan Andalas, 1 ekor dari keluarga besar pak Bachtiar, dan 4 ekor lainnya berasal dari warga IKM.

“7 ekor hewan qurban itu akan diberikan kepada warga IKM dan masyarakat sekitar gedung IKM dengan dibagi sebanyak 800 bungkus,” jelas Gandhi

Penasehat Ikatan Keluarga Maninjau (IKM) Hi. Iwan Chan menambahkan, dirinya bersyukur IKM melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebanyak 7 ekor sapi. Hi. Iwan Chan mewakili seluruh warga IKM mengucapkan terimakasih kepada Lucken Felario yang telah memberikan sapi korban.

Dijelaskan Hi. Iwan Chan, Lucken Felario sebenarnya memberikan 3 ekor sapi. Yang diberikan kepada IKM sebanyak 1 ekor, IKTD sebanyak 1 ekor dan KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar sebanyak 1 ekor.

Masih kata Hi Iwan Chan, Lucken yang belum lama ini dilantik sebagai Ketua SOKSI Kabupaten Lampung Tengah pernah mengadakan kegiatan bakti sosial. Bakti sosial itu dengan agenda sunatan masal, donor darah sebanyak 50 orang, dan berobat gratis selama 1 hari.

Ditempat terpisah, Ketua KBSB Kabupaten Lampung Tengah Drs. Atriopar, MM menyampaikan, KBSB Komisariat Kecamatan Terbanggi Besar menyembelih hewan qurban di beberapa jurai. Diantaranya IKM sebanyak 7 ekor sapi, di IKTD sebanyak 5 ekor sapi dan 2 ekor kambing, di IKST menyembelih 3 ekor sapi, di PKDP 3 ekor sapi, di KOGA 2 ekor sapi dan di KBSB menyembelih 1 ekor sapi.

“3 ekor sapi itu merupakan bantuan dari Lucken Felario, keluarga besar rumah makan Ferry Group,” ujar Atriopar.

Masih kata Atriopar, kami atas nama KBSB mengucapkan terimakasih kepada Lucken Felario sekeluarga khususnya kepada Ibu Lia dan keluarga Ferry Group. Insha Allah bantuan sapi qurban akan disalurkan kepada seluruh warga KBSB. Kebetulan ada beberapa jurai yang tidak menyembelih hewan yakni jurai SAS, jurai AKRAB, dan jurai IKPS.

“Maka kami siapkan daging kurban kepada warga jurai yang tidak menyembelih hewan qurban di tahun ini,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Besar Tanah Datar (IKTD) Muhtar mengatakan, IKTD hari ini menyembelih hewan qurban sebanyak 5 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Daging qurban telah diberikan kepada yang berhak.

Dia melanjutkan, kami mengucapkan terimakasih kepada segenap warga IKTD yang telah berqurban. Dan kepada Lucken Felario dari rumah makan Ferry Group Bandar Jaya yang telah menyumbangkan 1 ekor sapi.

“Semoga apa yang menjadi niat dari bapak dan ibu Insha Allah akan tercatat sebagai amal ibadah,” ujarnya.

Masih kata dia, kami mengadakan moment tahunan ini untuk menggalang silaturahmi yang akrab sesama warga IKTD dan warga KBSB pada umumnya.

Ketua Depincab SOKSI Kabupaten Tengah Lucken Felario yang ditemui disela kunjungannya di Gedung IKM mengucapkan selama hari raya Idul Adhan 1443 Hijriah.

“Mohon maaf lahir dan batin,” pungkas Lucken Felario. (Willy)

Komentar

Realita Lampung