oleh

Program CSR Rumah Sakit Mitra Mulia Husada di Kelurahan Bandar Jaya Timur

Rumah Sakit Mitra Mulia Husada Kabupaten Lampung Tengah, menggulirkan program sosial untuk masyarakat di Kabupaten Lampung Tengah. Program ini merupakan bentuk tanggungjawab sosial Rumah Sakit Mitra Mulia Husada kepada masyarakat.

Resmi diluncurkan sejak 1 Juli 2022 lalu, Program tersebut adalah implementasi Corporate Sosial Responsibility (CSR), yang akan menyasar kepada warga yang kurang mampu yang belum menjadi peserta jaminan kesehatan BPJS.

Rumah Sakit Mitra Mulia Husada akan mendaftarkan masyarakat sasaran program, untuk menjadi peserta BPJS. Serta membayar iuran bulanan untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Walaupun iuran BPJS ditanggung oleh managemen Rumah Sakit Mitra Mulia Husada, warga sasaran program bebas menentukan tempat berobat yang diinginkan.

Sebagai implementasi tanggungjawab sosial dengan menggunakan dana CSR, program ini pada awalnya didasari oleh himbuan Bupati Kabupaten Lampung Tengah Hi. Musa Ahmad. Dalam himbauannya, Bupati mengajak Rumah Sakit Mitra Mulia Husada melaksanakan program CSR.

Program ini untuk tahap awal menyasar ke warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung. Untuk jumlah kouta warga sasaran program adalah sebanyak 100 orang. Untuk selanjutnya jumlah tersebut akan ditingkatkan secara bertahap.

Human Resource Devolopment (HRD) Rumah Sakit Mitra Mulia Husada Rizky Erfianto, yang ditemui di Kelurahan Bandar Jaya Timur menuturkan, program Rumah Sakit Mitra Mulia Husada merupakan program CS. CSR itu adalah singkatan dari Corporate Social Responsibility. Artinya tanggungjawab sosial perusahaan.

“Semua PT udah diatur dalam Undang-undang. Setiap PT dalam industri apapun wajib mempunyai CSR, setidaknya 1 tahun sekali,” ujarnya.

Masih kata Rizky Efrianto, berhubung bergerak di bidang kesehatan CSR kami berbentuk pembuatan kartu BPJS berserta membayar iurannya. Segmentasinya adalah orang-orang yang betul-betul memiliki BPJS, dan secara ekonomi kurang mampu membayar iuran tersebut.

Ditanya apakah iruan akan dibayarkan oleh pihak rumah sakit untuk seterusnya? Dia membenarkan, bahwa iuran BPJS kelas III akan dibayarkan untuk jangka waktu yang tidak terbatas. Program ini menurut dia, dimulai sejak Rumah Sakit Mitra Mulia Husada mendapatkan himbauan dari Bupati Kabupaten Lampung Tengah Hi. Musa Ahmad, S.Sos.

“Setelah kami mendapatkan himbauan dari pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, kami segera running dan memberitahukan kepada masyarakat,” jelasnya.

Dia melanjutkan, karena letak rumah sakit Mitra Mulia Husada yang berada di wilayah Kelurahan Bandar Jaya Timur maka diprioritaskan untuk warga kelurahan setempat. Kouta yang warga yang menjadi sasaran program untuk tahap pertama sebanyak 100 orang. Jumlah tersebut akan ditambah secara bertahap.

“Kalau program ini bisa berjalan dengan baik, kami akan menambah kouta masyarakat yang belum memiliki BPJS dan kurang mampu akan semakin luas dan melebar,” tandasnya.

Kelurahan Bandar Jaya Timur merupakan sasaran pertama program ini. Karena letak rumah sakit berada di wilayah kelurahan tersebut.

Program dari Rumah Sakit Mitra Mulia Husada mendapat tanggapan positif dari masyarakat. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Bandar Jaya Timur Hi. Achmad Sofyan mengatakan sangat mendukung program tersebut.

Menurut Hi. Sofyan, program itu sangat membantu masyarakat terkait pelayanan kesehatan. Dia berharap program ini berlangsung kontinyu, dan benar-benar melayani masyarakat yang membutuhkan. (Willy Dirgantara)

Komentar

Realita Lampung