oleh

Peluncuran Gerakan 30 Menit Wajib Membaca, Lapas Gunung Sugih MoU Bersama Dinas Perpustakaan

Lampung Tengah luncurkan program sehari wajib membaca 30 menit.

Dalam upaya mendukung program pencanangan gerakan membaca 30 menit untuk dilaksanakan setiap hari dalam setiap keluarga di Kabupaten Lampung Tengah, Lapas Gunung Sugih tanda tangani MoU dengan Dinas instansi terkait.

Penandatangan itu setelah apel bersama yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati (Nuwo Balak) Gunung Sugih, Lampung Tengah, Senin 8 Agustus 2022.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih, Lampung Tengah, Deniel Arief hadir langsung dalam kegiatan Peningkatan Indeks Literasi masyarakat untuk kesejahteraan di Lampung Tengah.

Kegiatan itu merupakan program dari Dinas Perpustakan dan Kearsipan Lampung Tengah dan acara dilangsungkan dengan mengusung tema “Transformasi Perpustakaan untuk Mewujudkan Ekosistem Digital Nasional” juga berkolaborasi dengan instansi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Gunung Sugih dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Lampung Tengah lakukan kesepakatan, berupa penanda tanganan Memorandum of understanding (MoU), yang juga dengan berbagai Dinas Instansi terkait,” ujar Deniel Arief.

Dinas yang terlibat dalam kesepahaman tersebut juga turut berpartisipasi dalam action program tersebut, ditambah dengan pencanangan gerakan membaca 30 menit, yang mesti dilaksanakan pada setiap hari dalam setiap keluarga di wilayah Kabupaten Lampung Tengah.

Lebih kanjut Deniel Arief mengatakan, Lembaga Pemasyarakan Gunung Sugih juga berkesempatan untuk memamerkan hasil karya warga binaan melalui stand yang telah disediakan, terlihat antusiasme dari pengunjung atas kreatifitas dari berbagai instansi yang turut dalam menyemarakan kegiatan pameran tersebut.

“Saya merasa tersanjung atas undangan ini, sehingga dapat ambil bagian dalam kegiatan yang sangat positif ini, sehingga berkesempatan untuk ikut tampil dan menampilkan kreativitas dari binaan lembaga pemasyarakatan, semoga kebiasaan untuk gemar membaca akan menjadi suatu kebiasaan yang turun temurun yang akan ditularkan ke anak cucu kedepan, ” ujar Denial Arif ketika bincang dengan media ini. (Rls/BS)

Komentar

Realita Lampung