oleh

Polisi Bongkar Sindikat Perdagangan Orang Melalui Media Sosial

Sindikat tindak kejahatan perdaganagn manusia dibawah umur atau human trafiking diringkus Satuan Reskrim Polresta Bandar Lampung disebuah penginapan dikawasan Teluk Betung Selatan.

Dari penggerbekan polisi menangkap wanita dibawah umur dan tujuh orang remaja lainnya, dari hasil pengakuan pelaku korban dijual melalui media sosial kepada para lelaki hidung belang dengan tarif 300 rupiah.

Lima wanita remaja di Bandar Lampung yang masih dibawah umur ini menjadi korban tindak kejahatan perdagangan manusia human trafiking oleh tujuh pria remaja yang dijual melalui media sosial dengan tarif 300 rupiah sekali kencan. Dari pengakuan para pelaku tindak kejahatan ini telah lama dilakukan.

Kelima korban berinisial SP (15), TP (14), SN (15), DK (15) dan LH (20) dijual ke pria hidung belang melalui aplikasi media sosial michat dan facebook.

Sedangkan ketujuh pria yakni DN (16) dan DO (18) keduanya telah telah ditetap sebagai tersangka dan lima orang lainnya FI (19), iIA (18), FR (19), OR (26) serta MS (20) sebagai saksi.

Disampaikan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampunh, Kompol Dennis Arya Putra terbongkarnya kasus itu karena adanya penyekapan selama 25 hari terhadap kelima remaja wanita tersebut.

Mereka mengaku baru beberapa hari disebuah penginapan dan keinginan mereka sendiri, tempat penginapannya juga mereka berpindah-pindah tidak disatu tempat tergantung banyak pesanannya dimana. Uangnya juga buat makan dan kebutuhan sehari-hari, jelas Kompol Dennis Arya Putra.

Saat Ini para pelaku dan korban masih dilakukan pemeriksana lebih lanjut dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru atas kasus ini, lanjutnya. (RM)

Komentar

Realita Lampung