oleh

Oknum Kades Diduga Potong BLT DD – PKH

Oknum kepala desa di wilayah Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara Provinsi Lampung diduga melakukan pemotongan gerhadap dana bantuan langsung tunai (BLT) yang disalurkan pemerintah melalui dana desa (DD) tahun 2022.

Adanya dugaan pemotongan terhadap BLT DD itu beberapa orang warga Desa Sindang Agung, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara menyampaikan keluhannya ke media ini (Realitalampung.com). 

Disampaikan sumber media pemptongan itu terjadi sejak pimpinan desa setempat di pimpin oknum kepala desa yang baru menjabat sekitar 6 bulan ini hasil Pilkades serentak pada tahun 2021 lalu.

Lebih lanjut warga yang minta namanya tidak disebutkan atau disamarkan tersebut mengungkapkan, bantuan BLT yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2022 baru diterima masyarakat Desa Sindang Agung baru 5 bulan dan ada pemotongan sebesar 100 ribu rupiah perwarga yang mendapatkan BLT tersebut.

Sementara masyarakat penerima bantuan PKH ada pemotongan 20 ribu rupiah. “Di desa kita yang baru lima bulan, sedangkan di desa-desa yang lain yang ada di Kecamatan Tanjung Raja BLT yang bersumber dari dana desa sudah tersalurkan selama 6 bulan,” ujarnya.

Kemudian tim media ini mengkonfirmasikan keterangan warga tersebut kepada masyarakat desa yang lain yang ada di Kecamatan Tanjung Raja seperti di Desa Mekar Jaya, Sri Menanti, Sinar Jaya, Tanjung Raja, dan rata-rata 18 desa dari 19  desa yang ada di Kecamatan Tanjung Raja membenarkan bahwa BLT Dana Desa sudah diterima masyarakat selama 6 bulan, berbeda dengan Desa Sindang Agung yang baru tersalurkan 5 bulan.

Ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp untuk kebenaran laporan masyarakat tersebut kepada Desa Sindang Agung, Ahmad Rizal menjawab, “Maaf dd pertermin 40 persen 40 persen sisa 20 persen secara global baru 50 persen pak maaf lagi tempat warga yang ningal lagi mau mandikan jenazah,” balasnya melalui pesan WhatsApp dengan tampilan poto profil menggunakan logo pihak penegak hukum. (Tim)

Komentar

Realita Lampung